oleh

4 Ribu karyawan di PHK

-Berita-191 views

100 Perusahaan Tutup Sementara

MAMAKOTA,- Sebanyak empat ribu karyawan pabrik di Banten dipecat se­lama masa pandemic Covid-19 berlangsung. Tak hanya itu, 5.180 buruh lainnya juga terpaksa dirumahkan.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten memprediksi pemecatan dan langkah merumahkan karyawan masih akan terjadi apabila kondisi seperti seka­rang berlangsung lebih lama.

Kepala Disnakertrans Banten, Al Hamidi menyatakan telah mengan­tongi data sebanyak 4.000 karyawan di-PHK dan sisanya dirumahkan. Al Hamidi meminta kepada perusahaan yang merumahkan karyawannya agar dapat memenuhi hak-hak pe­kerja berupa gaji sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

“Kalau total yang terdampak jum­lahnya 9.180. Dan dapat dipastikan (akan) bertambah lagi. Kita hitung melebihi angka 9.000 itu. Ini kan di­rumahkan. Contoh saat kita pantau di Tangsel di perusahaan Surya Toto sekitar 10 persen karyawan dirumah­kan karena daerah tersebut menerapkan PSBB, kebijakan bagi daerah yang zona merah,” ungkapnya.

Dirinya juga meminta kepada bu­ruh yang di-PHK segera mendaftar kartu pra kerja supaya mendapatkan konpensasi sebesar Rp 400 ribu se­tiap bulannya.

 “Jadi begini temen-teman yang dirumahkan ini tentu kita berharap masih dibayar upah berdasarkan kesepakatan. Un­tuk yang di PHK segera mendaf­tarkan kartu pra kerja secara mandiri, itu bisa mendapat kon­pensasi selama 4 bulan sebesar Rp 400 ribu. Itu bisa membantu,” katanya.

Pihaknya juga berharap agar perusahaan yang mengalami penutupan sementara dan merumahkan karyawannya dapat buka kembali setelah pan­demi virus korona berakhir. (*/SN)

News Feed