oleh

Akibat Covid-19, Tidak Semua Kelompok Nelayan Dapat Bantuan

-Berita-39 views

AIMAS, MAMAKOTA – Sebanyak 12 kelompok nelayan di Kabupaten Sorong menerima bantuan berupa sarana penangkapan ikan, yang merupakan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Dan program ini merupakan prioritas unggulan, yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Johny Kamuru, di Aimas.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sorong Bekti Giri Wahyuni mengemukakan, setiap tahun proposal yang masuk ke Dinas Perikanan dari kelompok nelayan cukup banyak, sekitar 500-an. Mengingat adanya pandemi Covid-19, untuk tahun ini bantuan bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Barat sekitar 12 kelompok nelayan, dan ada sekitar 16 kelompok juga memperoleh bantuan bersumber dari Dana Alokasi Khusus 2020.

Bekti Giri Wahyuni mengatakan, bantuan yang bersumber dari dana Otsus hampir menyebar ke sejumlah wilayah distrik pesisir, di antaranya Distrik Makbon, Klamono, Mayamuk, Aimas, Salawati Selatan, dan Distrik Bagun.

“Jadi, semua yang memasukkan proposal tidak serta merta untuk diakomodir semuanya. Memang ada tim kita dari Dinas Perikanan turun survey ke lapangan, dan kemudian melakukan verifikasi apakah mereka (kelompok nelayan) layak atau tidak untuk menerima bantuan,” bebernya.

Sementara itu, bantuan yang diterima kelompok nelayan masing-masing berupa motor tempel 15PK serta alat tangkap sebanyak tiga pis, jangkar seberat sembilan kilogram sebanyak satu buah, nilon (senar) nomor 50,60 dan 70 masing-masing sebanyak tujuh kilogram.

Berikutnya, mata pancing nomor 8,10, 12 masing masing empat dus, pemberat 20, 250 dan 300 gram sebanyak lima buah, tali jangkar delapan kilogram dan lampu petromaks sebanyak dua buah.

Dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh para ketua kelompok nelayan bersedia merawat bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Selanjutnya, kelompok nelayan dianjurkan tidak memindahtangankan atau menjual bantuan dimaksud. Apabila di kemudian hari diketahui memindahtangankan bantuan tersebut, maka kelompok nelayan ini siap diproses sesuai ketentuan yang berlaku atau siap dipidanakan.

Kemudian kelompok nelayan yang menerima bantuan ini untuk membuat laporan perkembangan penangkapan ikan secara rutin pada tiap tahun berjalan. (ist/red)

News Feed