oleh

Berkah Corona, 48 Napi LPKA Kelas 1 A Tangerang Bebas

-Hukum-128 views

MAMAKOTA,- Pandemik Co­vid-19 seolah membawa berkah bagi 48 Andikpas di Lembaga Pem­binaan Khusus Anak (LPKA) kelas 1 Tangerang. Mereka akhirnya dapat menghirup udara bebas. Warga bi­naan yang dibebaskan di LPKA kelas 1 Tangerang semuanya terkait kasus pidana umum dan sudah menjalani lebih setengah masa hukuman dan akan bebas Desember 2020.

Pembebasan Warga Binaan ini dalam rangka menindaklanjut Kepu­tusan Menteri Hukum dan HAM (Ke­menkumham) M bernomor M.HH- 19.PK/01.04.04. tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Pen­anggulangan Penyebaran Covid-19.

Kepala LPKA Kelas 1 Tangerang, Hesti mengatakan pihaknya tak sembarangan membebaskan warga binaan, ada klasifikasinya. Dianta­ranya mereka yang telah menjalani 1/3 masa tahanan dan sudah masuk dalam masa asimilasi di rumah. Mereka dibebaskan pada Kamis, (2/4).

“Pembebasan percepatan warga binaan ini kami lakukan berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan, jadi kami tidak membebaskan warga binaan begitu saja, untuk yang bebas hari ini, mereka yang sudah men­jalankan 1/3 masa hukumannya dan mereka sudah masuk masa asimilasi di rumah”. tutur Hesti Kepala LPKA, Jumat, (3/4).

Pembebasan di atas hanya berlaku pada narapidana dan anak yang ti­dak terkait Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 / 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak War­ga Binaan Pemasyarakatan Serta ti­dak sedang menjalani subsider, dan bukan warga negara asing. “Jadi yang sekarang ini (bebas) mereka status­nya bebas bersyarat. Tetap kami pan­tau perkembangannya,” kata Hesti.

Hesti menegaskan untuk narapi­dana yang terkait dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomer 99 tahun 2012 tidak akan diusulkan untuk asimilasi dan hak integrasi terse­but. Termasuk kasus terorisme dan korupsi. “Tidak. Kami terapkan ini sesuai dengan peraturan Kemen­kumhan. Jadi tidak sembarangan,” tegasnya. (*/SN)

Komentar

News Feed