oleh

Buat e-KTP Kenapa Lama dan Berbayar

-Berita-139 views

MAMAKOTA,- Sulitnya membuat e-KTP membuat masyarakat frustasi. Bahkan, salah satu masyarakat Kota Serang membuat surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo pada linimasa Facebook miliknya, untuk mengadukan hal tersebut.

Irwan Fachrudin, warga Kota Serang yang membuat surat terbuka tersebut mengatakan bahwa dirinya telah melakukan proses perekaman e-KTP pada Disdukcapil Kota Serang sejak tanggal 1 Oktober 2019 yang lalu.

Menurutnya, untuk mengambil e-KTP tersebut, harus membayar sejumlah uang. “Saya mendatangi kelurahan harus bayar sebesar Rp150 ribu. Dan terjadi lagi kisah lama yang terulang kembali, buat KTP harus bayar pakai duit. Apa makna demokrasi ‘dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat’ kalau pembuatan e-KTP pakai duit, rakyat tambah melarat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Kota Serang, Arif Rahman Hakim, membenarkan bahwa pihaknya telah melimpahkan e-KTP yang sudah jadi ke setiap kelurahan untuk dibagikan di sana. Namun ia membantah bahwa pengambilan tersebut membutuhkan biaya.

“Intinya, kami mengirimkan ke Kelurahan itu, untuk memudahkan masyarakat, lebih dekat. Kalau ada hal-hal seperti itu, berarti itu di luar kendali kami Disdukcapil Kota Serang. Kami anggap itu sebagai oknum,”.

Menurutnya, tidak mungkin Disdukcapil Kota Serang meminta kepada kelurahan untuk mengutip bayaran kepada masyarakat yang akan mengambil e-KTP. Menurutnya, jika memang Disdukcapil yang melakukan hal tersebut, lebih mudah jika dilakukan sendiri oleh pihaknya.

Ia pun mengaku akan melayangkan surat teguran kepada kelurahan, yang ketahuan melakukan hal tersebut. Sebab menurut Arif, pihaknya sudah seringkali melakukan imbauan untuk tidak mengutip uang dalam pembuatan e-KTP. (*/SN)

News Feed