oleh

Bupati Ditahan KPK, Wakil Bupati Jadi DPO

-Hukum-91 views

MAMAKOTA,- Bupati Bengkalis Amril Mukminin ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran diduga menerima suap Rp5,6 miliar terkait proyek pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri pada 6 Februari 2020 mengatakan, Amril ditahan selama 20 hari di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK. Bersamaan dengan penahanan Amril, Kepolisian Daerah (Polda) Riau memanggil Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad untuk diperiksa sebagai tersangka korupsi.

Sepekan sebelumnya, Polda Riau melakukan gelar perkara. Alhasil, Muhammad ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pipa jaringan air bersih diKabupaten Indragiri Hilir, Riau tahun anggaran 2013.

Lantaran terus mangkir pemeriksaan sebagai tersangka, Muhammad dianggap buron. Namanya dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Status ini dikeluarkan karena tersangka sudah tiga kali dipanggil secara patut, namun tak pernah hadir.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Komisaris Besar Andri Sudarmadi mengatakan, Muhammad ditetapkan sebagai DPO sejak awal pekan ini. Dari tempat persembunyiannya, Muhammad mengutus pengacara untuk mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru. Ia meminta hakim membatalkan penetapan tersangka yang dilakukan Polda Riau.(RM/*)

Komentar

News Feed