oleh

Corona Lebih Ngeri Dari Krisis Ekonomi 2008

-Berita-154 views

MAMAKOTA,- Menteri Keuangan, Sri Mulyani, tampaknya membanding-bandingkan dampak wabah virus corona yang sekarang terjadi ini dengan gejolak ekonomi di 2008.

Krisis 2008 berawal dari sektor perbankan, kemudian memengaruhi stabilitas di pasar modal. Dampak ekonominya relatif terbatas. Hanya bikin lembaga keuangan atau korporasi yang jatuh.

Saat itu, Indonesia bisa melawati krisis dengan selamat. Ekonomi kita secara umum baik-baik saja. Hanya sektor keuangan yang terguncang.

Sementara, dampak wabah corona, lanjutnya, memukul semua sektor. Dampaknya amat besar lantaran memengaruhi psikologis dan kesehatan manusia.Gara-gara corona, masyarakat tak berani melakukan kegiatan. Akibatnya, sektor riil dan manufaktur terganggu. Investasi ikut terhambat. Alhasil, ekonomi pun goyang-goyang.

“Kalau dulu kan melalui lembaga keuangan. Korporasi jatuh, PHK paling. Kalau (dampak corona) ini langsung orang sakit. Jadi, nature-nya lebih dalem. Karena masyarakat tibatiba menjadi setengah lumpuh, lah,” kata Sri Mul, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. (*)

Komentar

News Feed