oleh

Ditjenpas Ancam Napi Program Asimilasi-Integrasi

-Hukum-101 views

Nugroho: Berulah Lagi, Masuk Sel Pengasingan

MAMAKOTA,- Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjenpas Kemenkumham) mengancam memberikan sanksi terhadap narapidana (napi) yang dibebaskan lewat program asimilasi dan integrasi, jika kembali berulah. Sanksi tegas berupa pencabutan hak asimilasi hingga remisi.

“Jika mereka melanggar semua aturan disiplin, maka mereka harus kembali ke dalam lembaga, menjalankan sisa pidana ditambah pidana yang baru, setelah putusan hakim,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nugroho melalui keterangan tertulis, Jumat, (10/4).

Napi yang berulah itu juga harus dimasukkan ke straft cell atau sel pengasingan dan tidak diberikan hak remisi sampai waktu tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Ini sebagai konsekuensi atas aturan yang sudah dilanggar,” ujar Nugroho.

Nugroho juga meminta agar masyarakat tak perlu mencemaskan kebijakan Kemenkumham yang membebaskan 35 ribu lebih napi lewat program asimilasi dan integrasi.

Program tersebut dijalankan Kemenkumham untuk mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19) di dalam lapas dan rutan. Kepala lapas dan rutan serta balai pemasyarakatan bakal terus memantau narapidana yang menjalani masa asimilasi dan integrasi secara virtual, untuk memastikan narapidana tetap berada di rumah dan menjalankan segala konsekuensi program tersebut. (*/UG)

Komentar

News Feed