oleh

Dua Warga Surabaya Tak Keberatan Penuhi Penjara

-Hukum-156 views

Divonis 10 Tahun Kasus Sabu

MAMAKOTA,- Dinyatakan terbukti menjadi kurir sabu seberat 800 gram, pasangan suami istri (pasutri) Donni Ferriawan dan Dwi Hariyanti dihukum 10 tahun penjara.

“Denda satu miliar rupiah subside tiga bulan kurungan,” ucap Ketua Majelis Hakim Wedhayati saat membacakan amar putusannya dalam siding telekonfensi di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (7/4).

Vonis hakim ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Surabaya, Pompy Polansky. Sebelumnya, jaksa menuntut hukuman 12 tahun penjara. Sekalipun begitu, JPU Pompy dan kedua terdakwa menyatakan menerima putusan hakim.

“Dengan demikian, pemeriksaan perkara ini dinyatakan selesai,” ujar hakim Wedhayati menutup persidangan.

Terpisah, Ucok Jimmy Lamhot selaku penasihat hokum kedua terdakwa mengaku putusan majelis hakim telah memenuhi rasa keadilan.

 “Karena itu tadi kami menyampaikan tidak melakukan upaya hukum banding. Putusan sudah memenuhi rasa keadilan,” katanya seusai persidangan.

Donni dan Dwi ditangkap Satreskoba Polrestabes Surabaya pada November 2019. Saat itu kedua terdakwa menerima paket sabu sebanyak 800 gram dari Pak Lek, narapidana di Lapas Madiun. Keduanya ditangkap saat berlibur ke Badung, Bali.

Dalam kasus ini, Donni dan Dwi didakwa JPU melanggar Pasal 114 Ayat (2) dan 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. (*/UG)

News Feed