oleh

Dua WNA Terpapar Covid-19, Pencari Suaka Politik Huni RLC

-Berita-24 views

SERPONG,MAMAKOTA– Warga yang terpapar Covid-19 di Tangerang Selatan masih terus bertambah. Mereka dilarikan ke Rumah Lawan Covid-19 (RLC-19) Tangsel yang berlokasi di Tandon Ciater Serpong untuk mendapatkan penanganan. Namun yang dirawat bukan hanya Warga Negara Indonesia (WNI), tapi ada juga Warga Negara Asing (WNA) sebanyak dua orang.

Koordinator RLC-19 Kota Tangsel, Suhara Manullang mengatakan dua pasien baru yang sedang menjalani masa penyembuhannya itu berstatus sebagai WNA.

“Hari Sabtu 24 Oktober 2020 RLC menerima 2 pasien konfirmasi positif rujukan Puskesmas Pisangan dari pengungsi Afghanistan,” kata Suhara saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2020).

WNA tersebut datang dari salah satu posko para pencari suaka politik di kawasan Ciputat Timur. Menurutnya dua imigran pencari suaka itu didapati oleh tenaga medis di kawasan Pisangan, Ciputat Timur terpapar covid-19.

mereka diketahui positif Covid-19 setelah menjalani uji swab secara mandiri. “Mereka melapor ke Puskesmas setelah melihat hasil swab mandiri,” ujarnya.

Karenanya, pihak tenaga medis mengantarkannya ke RLC Kota Tangsel guna penanganan sementara waktu. Menurut Suhara, kedua WNA itu tanpa gejala, seorang perempuan dan seorang pria.

“Tidak mungkin di karantina di tempat tersebut. Kita ketahui bersama kalau ada konfirmasi positif harus secepatnya dipisahkan dari yang sehat. Kan prinsipnya seperti itu,” terangnya.

Mereka mampu menunjukkan identitas resmi dari UNHCR. “Mereka memiliki kartu UNHCR. Jadi sementara waktu saya koordinasi dengan Ibu Wali Kota Tangsel (Airin Rachmi Diany),” ungkap Suhara.

“Sementara waktu ini kita tampung di RLC karena alasan kemanusiaan, dan dia terpapar Covid,” pungkasnya.

Diketahui, pencari suaka itu menuntut UNHCR (badan PBB urusan pengungsi) yang dianggap menelantarkan nasibnya hingga terkatung-katung di Indonesia. Mulai dari orang tua dan anak-anak berdiri di dalam dan di luar pagar gedung pengungsian. (ahmad)

News Feed