oleh

Fahd Fahdepi Tampil Santai Dalam Debat Terbuka Bacawalkot Tangsel

-Berita, Politik-148 views

MAMAKOTA, TANGSEL– Partai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar wawancara terbuka untuk 18 peserta Konvensi Calon Wali Kota Tangerang Selatan. Salah satu peserta tes ini adalah Fahd Pahdepie.

Fahd yang merupakan peserta termuda sudah berada di kantor PSI sejak pukul 10.00 WIB. Berkemeja linen merah, celana khaki, dan sepatu sneakers, Fahd tampil santai untuk menjalani ujian terbuka oleh pansel.

Kepada awak media, dia mengaku akan mempresentasikan visi, misi dan programnya sebaik mungkin sesuai waktu yang ditentukan. Ia diuji oleh ekonom Faisal Basri, akademisi dari Nanyang Technological University Faisal Amir, direktur eksekutif CSIS Philip J Vermonte, dan budayawan Abdillah Toha.

Dalam video siaran langsung yang ditampilkan pihak PSI kepada publik, Fahd tampak fasih menjabarkan gagasannya. Dia juga bisa menjawab semua pertanyaan panelis dengan baik.

“Saya kira ini proses yang luar biasa. Saya tidak datang dengan obat sakti yang bisa menyembuhkan semua persoalan di Tangsel. Pertanyaan-pertanyaan dan masukan yang diberikan panelis sangat penting untuk memperkaya visi, misi, dan program yang akan kita usung,” ujarnya saat ditemui selepas konferensi pers, di Hotel Pranaya BSD Serpong, Minggu (15/03/20)

Salah satu panelis debat, Djaka Badranaya, yang merupakan akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta mengatakan, dari aspek kesiapan, baik komunikasi publik maupun penguasaan materi dan kedalaman analisa, kandidat Fahd memiliki keunggulan yang mumpuni.

“Ini penting, karena salah satu prasyarat dasar bagi calon pemimpin sebuah Wilayah atau kota, memahami benar kondisi warganya, wilayahnya, masalahnya, potensinya dan mampu ke depan menggerakan semua sumber daya tersebut untuk mewujudkan tujuan berpemerintahan yaitu kesejahteraan rakyatnya,” ujar Djaka.

Setelah proses wawancara ini, PSI akan melakukan ranking. Kandidat yang lolos berikutnya akan menjalani sesi debat terbuka. Selain Fahd Pahdepie, di hari yang sama diuji juga aktivis antikorupsi Ade Irawan, Sekda Tangsel Muhammad, dan puteri wapres Siti Nur Azizah. (amd)

Komentar

News Feed