oleh

Gandeng Diaspora Sebagai Engine of Innovation

-Berita-14 views

DEPOK, mamakota- Ada kabar baik untuk para diaspora di manapun berada, para ilmuwan berencana menggandeng warga negara yang tinggal di luar negeri untuk menghasilkan
serta menjadi wadah mempertemukan ide-ide riset antar peneliti UI dan diaspora Indonesia.

Menurut Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional RI Prof. Bambang Brodjonegoro, Ph.D, diaspora adalah engine of innovation, sehingga peneliti di Indonesia perlu menggandeng seluruh diaspora yang berkiprah di luar negeri untuk memperluas jejaring kerja sama riset internasional.

Hal ini diharapkan agar mutual collaboration dapat terbangun yang berujung pada peningkatan mutu dan kuantitas akademik dan ilmiah. Hasil-hasil inovasi yang dapat diandalkan juga diharapkan dapat tercipta dari kerjasama antara peneliti dalam negeri dan diaspora ini.

Pernyataan itu disampaikan Bambang di acara
seminar daring bertajuk “Penguatan Kolaborasi Riset Multidisiplin Internasional Menuju Riset dan Inovasi Kelas Dunia” Rabu (14/10/2020).

Kolaborasi antar peneliti di lingkup nasional dan global juga dipaparkan Dr. Muhammad Aziz yang merupakan Ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4). Ia memaparkan seluruh agenda kerjasama yang sudah dan akan dilaksanakan dengan seluruh diaspora di Indonesia.

Dr. Muhammad Aziz juga mengangkat pembahasan perihal perlindungan dan penyertaan hak kekayaan intelektual regional, penciptaan instrumen keuangan untuk inovasi, dan harmonisasi regulasi penelitian sebagai manfaat dari terjadinya diaspora. Visi dan misi yang dimiliki oleh I-4 diharapkan dapat bersinergi dengan potensi di UI dan seluruh rekan peneliti di Indonesia. (Red)

News Feed