oleh

Hasto Ngaku Pernah Tegur Saeful Karena Minta Dana ke Harun

-Hukum-153 views

Kasus Suap PAW Anggota DPR

MAMAKOTA,- Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku hanya mendengar kabar terdakwa Saeful Bahri minta dana operasional penetapan anggota DPR di Komisi Pemilihan Umum kepada Harun Masiku.

Itulah yang terungkap dalam siding kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dari PDIP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (16/4), dengan terdakwa Saeful Bahri, kader PDIP.

“Apakah Saudara pernah mengetahui bahwa Pak Harun Masiku pernah menyiapkan dana untuk biaya operasional untuk mengurus permohonan penetapan di KPU, Saudara pernah mengetahui?” tanya jaksa Ronald kepada Hasto.

“Saya tidak mengetahui hal tersebut,” jawab Hasto. Namun, Hasto melanjutkan bahwa ia pernah mendengar kabar Saeful meminta dana kepada Harun Masiku soal permohonan KPU.

“Hanya dalam satu kesempatan saya pernah mendengar bahwa saudara terdakwa (Saeful) meminta dana kepada saudara Harun Masiku, kemudian saya melakukan klarifikasi dan memberikan teguran terkait hal tersebut.”

Adapun dana operasional yang dimaksud berkaitan dengan PAW anggota DPR terpilih 2019-2024 yang melibatkan komisioner KPU Wahyu Setiawan. Saat itu, Wahyu meminta dana operasional sebesar Rp 1 miliar, yang juga dibenarkan oleh saksi Agustiani Tio Fridelina yang juga kader PDIP dalam persidangan sebelumnya. Agustiani menyebut ada proses tawar-menawar antara terdakwa Saeful dan Wahyu untuk mengusahakan permohonan dari DPP PDIP agar posisi Riezky Aprilia digantikan Harun sebagai anggota DPR terpilih. (*/UG)

Komentar

News Feed