oleh

Imbauan MUI Perayaan Lebaran Tak Perlu Jabat Tangan

-Berita-214 views

MAMAKOTA,- Dimasa Covid-19 saat ini, perayaan Idul Fitri akan terasa berbeda. Pemerintah melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan imbauan, lebaran kali ini tak perlu jabat tangan, tidak dianjurkan untuk bersalam-salaman guna mencegah penularan virus. Apakah imbauan itu manjur, warga dunia maya meragukannya.

Sekjen MUI Anwar Abbas mengatakan sebagai alternatif, ia menyarankan
kegiatan silaturahhim dan saling menyampaikan maaf dilakukan melalui
teknologi. Misalnya, telepon, panggilan
video di WhatsApp, video conference Zoom, dan lainnya.

“Kami mengimbau umat dan masyarakat untuk lebih mengedepankan usaha
menjaga dan melindungi diri kita masing-masing supaya tidak jatuh ke dalam hal-hal yang akan membahayakan kepada kesehatan dan jiwa kita. Apalagi dalam agama, menjaga diri untuk tidak terjatuh ke dalam bencana dan malapetaka itu hukumnya adalah wajib,” kata Anwar, kemarin.

Anwar mengatakan, bersalaman
dalam Islam memang merupakan
sebuah perbuatan baik dan terpuji.
Akan tetapi, syariat tersebut tentunya tidak bisa dilakukan kepada semua orang. Kecuali hanya kepada orang-orang yang memang diperbolehkan oleh agama untuk bersentuhan dengannya.

Jika bukan muhrim, tentunya tidak diperbolehkan untuk bersalaman dengannya, tetapi dengan menggerakkan kedua tangan, misalnya ke dada masing- masing sembari mengangguk.

Akan tetapi, di masa Covid-19 ini, kata dia, tentunya tidak dianjurkan untuk bersalam-salaman guna mencegah penularan virus tersebut. Pasalnya, salah satu penyebaran virus yang pertama kali dimulai di Wuhan, China, itu paling efektif melalui salaman. “Bersalam-salaman itu hukumnya hanya sunnah,” tambahnya. (*/RM)

Komentar

News Feed