oleh

Ini Kegiatan Bima Arya Sebelum Kena Corona

-Berita-126 views

MAMAKOTA,- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dinyatakan positif virus korona atau Covid-19 setelah kembali dari kunjungan dinas ke Turki dan Azerbaijan pada Senin (16/3).

Selain Bima Arya, seorang pejabat Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, juga dinyatakan positif. Tiga lainnya dinyatakan negatif.

Seperti halnya kebanyakan negara lainnya, Turki juga tak luput dari serangan wabah korona. Hingga saat ini, Turki telah melaporkan 359 kasus positif dan empat orang meninggal dunia akibat Covid-19. Sedangkan Azerbaijan mencatat 27 kasus positif dan masih nol kematian.

Merujuk pada informasi Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) yang menyebut masa inkubasi – antara penularan dan menunjukkan gejala – virus korona adalah 14 hari. Inilah daftar kegiatan Bima Arya yang berhasil ditelusuri sejak akhir Februari 2020.

18 Maret 2020: Mulai bekerja dari rumah. Video conference dengan jajaran aparatur sipil negara (ASN), kepala sekolah, Dinas Perhubungan dan pimpinan rumah sakit dan puskesmas se-Kota Bogor.

13 Maret 2020: Menandatangani kerja sama antara Pemkot Bogor dan Mal Pelayanan Publik di Azerbaijan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan inovasi pelayanan. Termasuk, kerja sama dan pelatihan dan pengembangan teknologi. Pada tanggal ini, Bima Arya mengumumkan kesiapannya menjadi orang dalam pemantauan (ODP) korona dan menjalani karantina 14 hari. Bima juga menyarankan siapa saja yang baru pulang dari luar negeri agar segera melapor ke Dinas Kesehatan, puskesmas, atau rumahsakitterdekat.

7 Maret 2020: Ikut event lari di Kota Sukabumi bersama Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi beserta jajarannya, dan komunitas lari “Like Earth”. Acara ini diselenggarakan untuk menyambut event Bogor Half Marathon 2020.

3 Maret 2020: Memimpin Apel Siaga Bencana Tingkat Kota Bogor di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah. Pelaksanaan apel ini ditujukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana yang bisa muncul kapan saja.

1 Maret 2020: Menghadiri acara Hari Kanker Sedunia 2020 Tingkat Kota Bogor di Taman Ekspresi Sempur.

1 Maret 2020: Cek lapangan, memulai skema pengurangan angkot di Kota Bogor. Pemkot terapkan kebijakan 2-1. Dua angkot yang sudah berusia diatas 20 tahun akan di besi tua kan, dan diganti dengan satu angkot yang lebih baru. Satu angkot ini pun nantinya akan bertahap diatur dalam skema konversi menjadi bis kecil atau rerouting menjadi feeder ke pusat kota. Skema ini menargetkan berkurangnya 635 angkot di pusat Kota Bogor pada akhir 2020.

28 Februari 2020: Memimpin evakuasi dan relokasi jenazah di pemakaman wakaf yang terdampak bencana longsor di Kampung Nangerang RT 03 / RW 06, Ranggamekar, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (28/2/2020).

26 Februari 2020: Hadir dalam acara Persidangan Sinode Tahunan (PST) Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di Hotel Aston, Kota Bogor. Bima Arya dan Ketua MPR Bambang Soesatyo hadir untuk memberikan sambutan. Belakangan, diketahui dalam acara itu, terdapat satu orang yang dinyatakan positif korona. (*/UG)

Komentar

News Feed