oleh

Jadi Contoh, Ada Kades Yang Mau Biayai Hidup Warganya

-Berita-258 views

MAMAKOTA,- Kepala Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Jawa Tengah, termasuk berani dan inovatif. Berani melakukan isolasi mandiri dan membiayai hidup warganya selama masa tersebut.

Satu-Satunya jalan masuk ke Desa Gunungwuled dipasang portal. Semua kendaraan tidak bisa masuk. Menurut Kepala Desa Gunungwuled, Nashirudin Latif, pihaknya melakukan isolasi mandiri pada satu dusun.

“Ada satu warga yang baru pulang dari Jakarta dalam kondisi sakit, sempat dirawat di RSUD Goeteng dan dipulangkan karena kondisinya membaik, tapi beberapa hari setelahnya baru keluar hasil swap dan positif (Covid-19),” katanya, Sabtu (28/3).

Dengan adanya fakta tersebut, kata Latif, pihak desa melakukan tracking dengan siapa saja korban ini berinteraksi langsung. Hasilnya ditemukan, sedikitnya 90 orang dari 30 Kepala Keluarga (KK) di tiga dusun yang berinteraksi dengan korban positif Covid-19.

Atas dasar itulah, Latif mengambil kebijakan menutup total akses di Dusun Bawahan, tempat tinggal pasien positif selama 14 hari. Agar warga tetap fokus dan taat dengan program social distancing, lanjut dia, desa mengalokasikan sejumlah pos di Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) untuk menanggung biaya hidup seluruh warga dusun sebesar Rp 50 ribu per KK per hari.

“Biaya hidup dari 30 KK selama 14 hari, jadi total sekitar Rp 21 juta. Akan dialokasikan dari APBDes,” jelasnya. (*/RM)

Komentar

News Feed