oleh

Jelang ‘New Normal’, Pejabat Pertamina Cek SPBU Trans-Jawa

-Berita-105 views

MAMAKOTA,- Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero) Mas’ud Khamid beserta Komisaris Pertamina Condro Kirono meninjau layanan SPBU di ruas Tol Trans-Jawa. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan Pertamina menjelang Idulfitri dan Protokol The New Normal guna perlindungan pekerja dan pelanggan.

Salah satu SPBU yang dikunjungi adalah Rest Area KM57 Karawang, Jawa Barat. Sekalipun kondisi SPBU di rest area relatif sepi seiring kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan larangan mudik, layanan di SPBU pelayanan mandiri tersebut berjalan normal.

General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Tengku Fernanda menjelaskan, operasional SPBU tetap berjalan dan memastikan operator SPBU menerapkan protokol keamanan Covid-19, seperti menggunakan face shield dan sarung tangan, serta menyediakan hand sanitizer.

“Kami memaksimalkan layanan SPBU dengan penerapan protokol keamanan Covid-19 sehingga masyarakat dan pekerja Pertamina dapat beraktivitas tanpa khawatir,” jelasnya.

Dia menambahkan, sebagian besar SPBU Pertamina juga telah dilengkapi dengan alat pembayaran digital nontunai sehingga masyarakat memiliki opsi pembayaran yang lebih beragam, tak hanya menggunakan uang tunai.

Sementara itu, menjelang hari raya Idulfitri 1441 Hijriah, MOR III juga memastikan ketersediaan elpiji di masyarakat aman. Pada wilayah Sales Area Manager Retail Karawang, yang melingkupi Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta, kebutuhan elpiji untuk sektor rumah tangga selama Ramadan dan Idulfitri 2020 diperkirakan turun menjadi 1.161 metrik ton (MT) per hari.

Sedangkan pada periode yang sama tahun 2019 konsumsi elpiji mencapai 2.402 MT per hari. Yang termasuk elpiji sektor rumah tangga adalah elpiji subsidi tiga kilogram serta Bright Gas 5,5 kilogram dan 12 kilogram.

Penurunan konsumsi elpiji juga terjadi di wilayah Sales Area Manager Retail Cirebon, mencakup Kota Cirebotn, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Pada Ramadan dan Idulfitri 2020, konsumsi elpiji rumah tangga mencapai 644 MT per hari, atau turun 10 persen dibanding konsumsi saat Ramadan dan Idulfitri 2019 yakni 718 MT per hari.

“Penurunan konsumsi elpiji pada Ramadan dan Idulfitri tahun 2020 diperkirakan turun karena sebagian pelaku usaha kuliner tutup dan beberapa masyarakat melakukan pulang kampung sejak awal pemberlakuan kebijakan PSBB,” jelas Fernanda.

Meski keseluruhan penggunaan elpiji untuk rumah tangga turun, konsumsi elpiji tiga kilogram menunjukkan kenaikan. Pada April-Mei 2020, saat PSBB diterapkan, pemakaian elpiji PSO di Karawang dan Cirebon ini naik 10 persen dibandingkan konsumsi normal pada Januari-Februari 2020.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, selama bulan April – 18 Mei 2020 Pertamina MOR III telah melakukan penambahan suplai elpiji tiga kilogram di Karawang dan Cirebon, lebih dari 9.900 MT, atau  3,3 juta tabung. Fernanda menambahkan, Pertamina akan selalu memantau kebutuhan elpiji, terutama elpiji melon tiga kilogram. Apabila dibutuhkan, Pertamina dapat menambah pasokan (fakultatif) elpiji agar kebutuhan masyarakat tetap tercukupi. (*/UG)

News Feed