oleh

Jiwasraya Sengaja Dibobol

-Hukum-131 views

MAMAKOTA,- Setelah sebulan lebih menggarap kasus korupsi Jiwaraya, Kejaksaan Agung (Kejagung) sampai pada kesimpulan: kasus gagal bayar perusahaan asuransi pelat merah ini sudah direncanakan sejak awal. Hanya saja, siapa yang membobol dan untuk apa duit korupsi itu, masih tanda tanya.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, mengatakan, kesimpulan itu didapat berdasarkan temuan penyidik dan hasil audit BPK.

“Kesimpulan makin mengerucut dan kami yakini bahwa memang Jiwasraya sudah direncanakan untuk dibobol,” katanya, di Gedung Kejagung, Jakarta.

Kesimpulan itu merujuk pada kondisi transaksi saham di perusahaan tersebut yang memang didesain untuk merugi. Di antaranya, beberapa saham yang awalnya dibeli dengan harga tinggi lalu kemudian jatuh. Hal itu kemudian berakibat pada kondisi keuangan perusahaan menjadi terpuruk sehingga mengakibatkan gagal bayar.

“Penyidik sudah menyampaikan dari awal, ini by design (direncanakan),” ungkapnya. Siapa dan dipakai apa duit hasil korupsi Jiwasraya? Febrie tak merincinya. Dia hanya bilang, Kejagung akan segera merampungkan kasus tersebut. Sebab, BPK sudah merampungkan penghitungan kerugian negara di kasus itu. Saat ini, Kejagung menunggu publikasinya sebelum nantinya melimpahkan berkas penyidikan. “Mungkin dalam waktu dekat ini disampaikan,” ujarnya. (*)

Komentar

News Feed