oleh

Kapolri Bicara di Parlemen: Belum Ada yang Diproses Hukum Soal Korona

-Hukum-108 views

MAMAKOTA,- Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatasi penyebaran Covid-19, yang dikeluarkannya pada 19 Maret 2020, telah dirasakan efektivitasnya di seluruh wilayah Indonesia.Hal itu terjadi berkatmasifnya upaya seluruh jajaran Polri dalam menyosialisasikan dan mengimplementasikan maklumat Kapolri.

“Berbagai tempat keramaian secara sadar sudah banyak tutup. Acara-acara resmi yang melibatkan banyak orang sudah banyak yang ditunda pelaksanannya,” kata Kapolri Jenderal Idham Azis dalam rapat dengar pendapat (RDP) melalui video conference dengan Komisi III DPR, Selasa (31/3).

Terhitung sejak terbitnya maklumat tanggal 19 Maret 2020 hingga 30 Maret 2020, Polri dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 telah melakukan 77.330 kegiatan yang terdiri dari 18.935 kegiatan mengedukasi masyarakat, 5.583 kegiatan publikasi humas, dan 35.954 kegiatan yang sifatnya mengimbau masyarakat.

Sebanyak 11.145 kegiatan dilakukan Polri membubarkan kerumunan masyarakat, 5.583 kegiatan untuk membersihkan markas komando dan asrama di lingkungan Polri, serta 7.125 kegiatan penyemprotan cairan disinfektan bersama TNI, dinas kesehatan dan stakeholder terkait.

“Termasuk hari ini, kami laporkan kepada dewan terhormat secara serentak di seluruh Indonesia 34 polda dan 504 polres kita laksanakan penyemprotan disinfektan serentak,” papar Kapolri.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengingatkan, masyarakat yang masih tetap nekat untuk menggelar acara yang melibatkan banyak orang dan menolak dibubarkan dapat dipidana. Meski demikian, Kapolri menekankan, jajaranya akan tetap mengedepankan upaya preventif dengan tindakan-tindakan humanis.“Belum ada yang kita lakukan proses hukum lanjut karena alhamdulillah masyarakat kita masih patuh terhadap imbauan-imbauan Polri.” (*/UG)

News Feed