oleh

Kartu Prakerja Batal Rilis Maret 2020

-Berita-378 views

MAMAKOTA,- Pemerintah menunda peluncuran kartu prakerja yang dijanjikan awal Maret 2020 ini. Pengangguran harus mengalami kekecewaan.

Kabar penundaan peluncuran kartu prakerja diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan. Alasan batal dirilis awal Maret karena terbentur peraturan presiden (perpres) yang belum diterbitkan.

Airlangga menjelaskan, sebelum merilis kartu prakerja di tiga wilayah, ada dua perpres yang harus diterbitkan pemerintah. Dua perpres itu mengenai kartu prakerja dan petugas pelaksana proyek (Project Manager Office/PMO).

Sebelumnya, pemerintah berjanji akan mempercepat penerbitan kartu prakerja menjadi awal Maret 2020. Rencananya semula diterbitkan Agustus 2020 mendatang. Percepatan itu khusus dilakukan di tiga wilayah, yakni Bali, Sulawesi Utara, Kepulauan Seribu.

Kartu prakerja akan menyasar dua juta penerima yang terbagi atas dua kelompok. Kelompok pertama, 1,5 juta penerima yang mendaftar secara digital melalui situs perekrutan program.

Sisanya, 500 ribu penerima akan dijaring secara manual melalui pendaftaran langsung seperti melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan pusat pelatihan yang dimiliki oleh kementerian/lembaga dan swasta.

Para penerima kartu prakerja nantinya akan mendapatkan pelatihan dengan nilai Rp 3 juta-Rp 7 juta. Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 10 triliun untuk kartu prakerja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

Seperti di jadwalkan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merealisasikan pembagian kartu Pra-Kerja kepada masyarakat pada Maret 2020. Nantinya kartu Pra-Kerja yang akan dicetak secara digital berisi saldo sekitar Rp 3,650 juta sampai Rp 7,650 juta.(*/RM)

Komentar

News Feed