oleh

Kartu Prakerja Diharap Bisa Bantu Para Buruh

-Berita-235 views

MAMAKOTA,- Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Jakarta Selatan Sudrajat mengatakan, ribuan karyawan terkena PHK karena pandemi Covid-19. Mayoritas dari mereka adalah pegawai ritel dan petugas sekuriti. “Mayoritas sekuriti sama karyawan ritel,” katanya.

Jumlah pegawai yang kena PHK hingga saat ini, beber Sudrajat, tercatat sebanyak 5.410 karyawan. Sementara karyawan yang dirumahkan berjumlah 25.112. Dengan pemecatan ribuan karyawan ini, hampir 2 persen dari karyawan di Jakarta Selatan sejumlah 277.713 berkurang.

“Laki-laki ada 190.152. Wanitanya 85.592 orang. Sedangkan tenaga kerja asingnya yang laki-laki ada 1.609, wanita 360,” ungkapnya.

Sudrajat mengaku menyayangkan ribuan warga harus kehilangan pekerjaan. Dia berharap, perusahaan mau memberikan hak-hak kepada pegawai yang diberhentikan. “Kalau memberhentikan atau merumahkan pekerjanya, tolong hak-haknya juga diberikan. Karena ada yang melapor ke saya, upahnya tidak diberikan,” terangnya.

Sudrajat juga mengaku miris. Lantaran pegawai tersebut tidak mendapatkan haknya sebagai pegawai. Padahal sudah bekerja selama enam tahun. “Kalau yang kerja enam tahun saja enggak dibayar, bagaimana yang masih satu tahun ke bawah? Kan kasihan juga,” ucap dia.

Lebih jauh Sudrajat berharap, semua karyawan yang terkena PHK mendapatkan Kartu Prakerja. Agar mereka mendapatkan pelatihan dari pemerintah untuk mendapatkan pekerjaan lain. “Kemarin langsung kita share juga ke perusahaan-perusahaan, ke serikat pekerja, ke Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia –red), untuk bisa memanfaatkan Kartu Prakerja dari Kementerian Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Sementara, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Nakertrans dan Energi) DKI Jakarta mendata tenaga kerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan tanpa menerima upah (unpaid leave) akibat terdampak wabah virus corona ( Covid-19). Hingga Sabtu (4/4) sore, sudah ada 88.835 buruh dari 11.104 perusahaan yang terdata.

Rinciannya, 16.065 pekerja dari 2.008 perusahaan terkena PHK dan 72.770 pekerja dari 9.096 perusahaan dirumahkan. Kepala Disnakertrans DKI Jakarta Andri Yansyah meminta pekerja atau buruh untuk mengisi data melalui link bit.ly/ pendataanpekerjaterdampakcovid19.

Selain itu, bisa juga mengunduh formulir di bit. ly/formulirkartupekerja lalu dikirimkan melalui email disnakertrans@jakarta.go.id. “Kami minta mereka yang terdampak agar dapat mengisi data lengkap dan valid. Agar bisa dibantu,” ucapnya saat dikonfirmasi. (*/RM)

News Feed