oleh

Keputusan Pemerintah: Insentif Dokter Rp 10-15 Juta, Santunan Kematian Rp 300 Juta

-Berita-205 views

MAMAKOTA,- Presiden Joko Widodo akan memberikan insentif kepada para tenaga medis yang terlibat mengatasi masalah korona. Rencana ini sudah dirapatkan dan disepakati bersama Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Insentif akan diberikan setiap bulan.

“Kita telah rapat dan telah diputuskan. Telah dihitung oleh Menteri Keuangan, bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis,” ujar Presiden Jokowi dalam konferensi pers, di Wisma Atlet Kemayoran, yang dijadikan RS Darurat Covid-19, Senin (23/3).

Soal besaran insentif, Jokowi merinci, untuk dokter spesialis Rp 15  juta, dokter umum dan dokter gigi Rp 10 juta, dan bidan serta perawat Rp 7,5 juta. Sedangkan tenaga medis lainnya akan diberikan Rp 5 juta. Santunan kematian juga akan diberikan sebesar Rp 300 juta.

Tapi, kebijakan ini tak berlaku di seluruh Indonesia. “Ini hanya berlaku untuk daerah yang telah menyatakan tanggap darurat,” tegas Jokowi.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan, ada enam dokter yang meninggal lantaran diduga terinfeksi virus korona. Enam dokter tersebut masing-masing yakni, Hadio Ali, Djoko Judodjoko, Laurentius, Adi Mirsaputra, Ucok Martin, dan Toni D. Silitonga.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan ucapan duka cita dan belasungkawa mendalam atas meninggalnya para dokter itu. “Mereka, beliau-beliau telah berdedikasi, berjuang sekuat tenaga dalam rangka menangani virus korona ini. Atas nama pemerintah, negara, dan rakyat, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras beliau-beliau, atas perjuangan beliau-beliau dalam rangka mendedikasikan diri dalam penanganan Covid-19,” tandas Presiden Jokowi. (*/RM)

Komentar

News Feed