oleh

KPK Masih Dalami Peran Mantan Menteri Agama

-Hukum-157 views

MAMAKOTA,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menganalisis dugaan keterlibatan mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam perkara suap pengisian jabatan di Kementerian Agama.

Menurut pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri, belum ada penyelidikan maupun penyidikan baru atas perkara ini. “Kami menganalisis lebih jauh terkait dengan putusan, terkait barang buktinya, terkait keterlibatan pihak-pihak lain, dan seterusnya,” katanya.

Dalam putusan perkara Romahurmuziy alias Romy, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta meyakini Romy mengintervensi Lukman Hakim agar meloloskan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

Atas upayanya itu Romy menerima uang sebesar Rp 255 juta dan Lukman Hakim menerima Rp 70 juta secara bertahap dari Haris Hasanuddin. Fakta sidang itu, kata Ali, termasuk yang dianalisis. Dalam persidangan terungkap, uang sebesar Rp 70 juta diterima Lukman Hakim Saifuddin melalui ajudannya, tanggal 1 Maret 2019.

Menurut Ali, penelusuran peran Lukman Hakim Saifuddin berkaitan dengan dua pokok perkara. Pertama mengenai adanya intervensi dari Romy. Kedua berkaitan dengan kemungkinan adanya kerja sama antara Romy dengan Lukman Hakim Saifuddin untuk mengintervensi pengisian jabatan Kakanwil Jawa Timur.

Dengan alasan itu, KPK memutuskan banding atas putusan Pengadilan Tipikor Jakarta. Juga untuk mempertegas status uanguang ditemukan di ruang kerja Lukman Hakim Saifuddin ketika penggeledahan.

Berkas banding telah dikirim ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada 16 Maret 2020. Perkara banding nomor 9/PID. TPK/2020/PT DKI itu ditangani majelis hakim yang diketuai Daniel Dalle Pairunan dengan anggota I Nyoman Adi Juliasa dan Achmad Yusak. (*/RM)

Komentar

News Feed