oleh

Lapas Kelas IIA Karawang Bebaskan 11 Napi

-Hukum-162 views

MAMAKOTA,- Sebagai antisipasi penyebaran virus corona di lapas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang membebaskan 11 narapidana (napi) melalui proses asimilasi.

Pembebasan Warga Binaan ini dalam rangka menindaklanjut Kepu­tusan Menteri Hukum dan HAM (Ke­menkumham) M bernomor M.HH- 19.PK/01.04.04. tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Pen­anggulangan Penyebaran Covid-19. Kebijakan ini berlaku sejak Kamis (2/4) kemarin.

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Lenggono Budi mengatakan, kebijakan ini merupakan langkah tepat sebagai upaya penyelamatan terhadap tahanan dan warga binaan pemasyarakatan baik di lembaga pemasyarakatan, lembaga pembinaan khusus anak, maupun rumah tahanan negara. Hal ini mengingat wabah virus corona telah ditetapkan bancana nasional non alam oleh pemerintah pusat.

“Ada (napi) pembunuhan, pencurian dan pengguna narkoba, untuk asimilasi salah satu syaratnya telah menjalani pidana setengahnya (masa tahanan), berkelakuan baik, mengikuti pembinaan dan taat aturan,” terang Lenggono, Jumat (3/4).

Lebih lanjut, teknis asimilasi adalah 11 napi tersebut wajib membuat surat pernyataan di atas materai sebelum melaksanakan asimilasi. Surat pernyataan tersebut berisi tentang kebenaran alamat tempat tinggal, akan tetap tinggal di rumah selama asimilasi, dan tidak mengulangi tindak pidana lagi. Poin lainnya adalah setelah sampai di rumah mereka akan segera melapor dan memberikan informasi kepada petugas lapas.

Ia menyampaikan pelaksanaan asimilasi tersebut tetap dilakukan pengawasan oleh kepolisian dan balai pemasyarakatan. Disamping itu mereka juga mendapatkan bimbingan pejabat fungsional pembimbing kemasyarakatan dari balai pemasyarakatan. Ia berharap masyarakat ikut mendukung penyelamatan narapidana terhadap kemungkinan tertularnya Covid-19. (*/net)

Komentar

News Feed