oleh

Larangan Mudik Lebaran Berlaku Mulai 24 April 2020

-Berita-141 views

MAMAKOTA,-  Presiden Joko Wido­do (Jokowi) menyatakan, masyarakat dilarang mudik lebaran tahun ini. La­rangan itu ditegaskan sebagai upaya penanganan pandemi virus corona atau Covid-19 di dalam negeri.

”Pada rapat hari ini saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang,” ujar Jokowi pada saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/4).

Jokowi menambahkan, pemerin­tah sudah lebih dulu melarang mudik kepada aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri dan pegawai Badan Usa­ha Milik Negara (BUMN). Sehingga semuanya saat ini pemerintah mela­rang semua masyarakat untuk mudik ke kampung halaman.

Menurut Jokowi, berdasarkan in­formasi survei Kementerian Per­hubungan (Kemenhub) ada sekitar 24 persen masyarakat yang masih ngotot ingin mudik lebaran.

”Disampaikan bahwa yang tidak mudik 68 persen. Yang tetap bersi­keras mudik 24 persen. Yang sudah mudik 7 persen. Artinya masyarakat yang masih mau mudi angkanya ma­sih sangat besar ,” katanya.

Oleh sebab itu, Jokowi memerin­tahkan jajarannya untuk memper­siapkan segala sesuatu yang berkai­tan dengan pelarangan mudik ini. Sehingga bisa memutus rantai pe­nyebaran virus Corona di tanah air.

“Saya minta persiapan-persiapan yang berkaitan dengan ini (pelar­angan mudik bagi masyarakat-Red) mulai disiapkan,” ungkapnya.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ad Interim Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, masyarakat dilarang untuk keluar masuk Jabodetabek saat pemerintah melarang mudik. Aturan itu mulai efektif diberlakukan per 24 April ini. Luhut mengatakan, pelar­angan masyarakat keluar masuk Ja­bodetabek ini harus sejalan dengan pelarangan mudik yang telah dipu­tuskan oleh pemerintah.

“Jadi larangan mudik ini nanti­nya tidak diperbolehkan lalu lintas orang untuk keluar masuk dari dan ke wilayah khususnya Jabodetabek,” ujar Luhut usai rapat dengan Pres­iden Jokowi di Istana Merdeka, Jakar­ta, Selasa (21/4). (*/RM)

Komentar

News Feed