oleh

Marzuki Alie Tak Sudi Mahasiswa Terpengaruh Nasi Bungkus

-Politik-46 views

JAKARTA,- Marzuki Alie, eks Ketua DPR yang kini menjadi Rektor Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang, Sumatera Selatan, terang-terangan menyatakan mendukung penuh mahasiswa yang turun ke jalan menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Bahkan, Marzuki mengakui telah memfasilitasi mahasiswanya yang ikut demo dengan menyiapkan uang makan.

“Mahasiswa ikut demo kita fasilitasi, datang ke kampus, kita kasih uang makan agar mereka tidak terpengaruh orang luar yang kasih nasi bungkus,” kata Marzuki dalam konferensi pers virtual, Jumat (9/10).

Marzuki yang juga pernah menjabat Sekretaris Jenderal Partai Demokrat menjelaskan, dirinya mendorong mahasiswa untuk berpikir masalah sosial, masalah kenegaraan, kebangsaan, bukan melulu soal kampus. Terlebih lagi, gerakan sosial yang dilakukan untuk memberikan aspirasi yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak prorakyat.

“Di sinilah kita memberikan kesempatan untuk berbicara di publik dan berpikir tentang masalah sosial dan masalah negara, bukan hanya di kampus,” katanya.

Marzuki pun tegas menolak UU Cipta Kerja. Menurutnya, pada klaster pendidikan ada pasal yang ia soroti, yakni perizinan lembaga pendidikan harus berbadan izin usaha.

“Artinya, pendidikan jadi komersiil. Padahal, pendidikan ini menjadi tanggung jawab negara. Kami juga sudah mengutus orang untuk ke DPR agar klaster pasal pendidikan ini dikeluarkan atau judicial review ke MK,” lanjut Marzuki.

Kemudian dia bercerita, ketika dirinya menjabat Ketua DPR dia tidak pernah menolak kedatangan massa yang menyampaikan orasi. “Saya selama menjabat sebagai Ketua DPR setiap orang demo saya panggil yang demo itu, saya dengarkan apa yang mereka mau. Kenapa harus takut, itu adalah adik-adik kita, anak-anak kita, temui saja. Semua yang penting adalah komunikasi.” (Foto: Red/*)

Komentar

News Feed