oleh

Mayoritas Masyarakat Nilai PSBB Efektif Cegah Penyebaran Covid-19

-Berita-159 views

Hasil Survei Indo Barometer dan RRI

MAMAKOTA,- Mayoritas masyarakat menilai kebijakan menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB merupakan langkah yang tepat untuk menekan penyebaran Covid-19.

Itulah hasil survei Indo Barometer bersama Radio Republik Indonesia atau RRI. Survei dilakukan pada 9 hingga 15 April 2020 di tujuh provinsi di Indonesia, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara,  dan Sulawesi Selatan.

“Sebagian besar responden yaitu 89,5 persen menilai (PSBB) langkah yang tepat. Tapi masih ada 10 persen responden menilai PSBB langkah yang tidak tepat. Sisanya menjawab tidak tahu/tidak jawab sebesar 0,5 persen,” jelas Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari dalam rilis
“Survei Jurnalisme Presisi: Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Mudik Lebaran”, Kamis (23/4).

Dia menjelaskan, alasan responden menjawabPermenkes Nomor 9/2020 tentang PSBB langkah yang tepat karena mereka menilai permenkes tersebut dapat mengurangi penyebaran virus korona. Sebanyak 25 persen menilai efektif mengurangi penyebaran Covid-19, 22,8 persen menilai Covid-19 tidak semakin luas, dan alasan untuk keamanan masyarakat tercatat 14,3 persen.

Kemudian, wujud perlindungan pemerintah terhadap masyarakat 10,5 persen; dapat mencegah penularan virus korona 10,5 persen; penyebaran virus korona sangat cepat 10,3 persen; agar penyebaran virus korona cepat berhenti 4,3 persen; dan mengurangi interaksi di masyarakat 2,5 persen.

“Adapun alasan responden yang menjawab PSBB adalah langkah yang tidak tepat yaitu kesulitan mencari nafkah (40,3 persen), berdampak terhadap ekonomi masyarakat (30,7 persen), kepatuhan masyarakat masih rendah (11,4 persen), kehilangan pekerjaan (8,5 persen), pendidikan, ibadah, bekerja terbatas (4 persen), harusnya lockdown menyeluruh (2,3 persen), virus korona tidak terlalu berbahaya (1,7 persen) dan bantuan pemerintah belum ada (1,1 persen),” papar Qodari. Survei Jurnalisme Presisi ini menggunakan metode quota&purposive samplingmelalui wawancara via telepon seluler dari 400 responden dengan margin of error sebesar ±4,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*/UG)

Komentar

News Feed