oleh

Meminjam Hati Baim Wong

-Berita-154 views

MAMAKOTA,- Kita mendengar sumbangan 20 miliar dari Bakrie, 20 miliar dari Chairul Tanjung (CT), dan seterusnya. Uang besar itu begitu wahnya. Dan saya kaget Baim Wong nyumbang 15 miliar, jarak 5 miliar dibawah orang kaya Indonesia di urutan ke enam itu bukan main-main.

Kita gak tau berapa kekayaan Baim, yang pasti namanya tidak atau belum tercantum dalam urutan nama orang kaya Indonesia. Tapi nyali menyumbangnya luar biasa. Sama seperti Wardah yang nyumbang 40 m, dan pengusaha Minang papan bawah nyumbang 20 miliar.

Tau perbandingan kekayaan Baim dan CT, katakan Baim hartanya 150m, berarti dia menyumbangkan hartanya 10% utk kemanusiaan, CT itu kekayaannya 4.920 m, jd kalau hanya berinfak 20m, itu hanya 0,4%, andai saja 2,5% dia keluarkan maka infaknya 123m. Apalagi kalau bernyali nyumbang 10%. 492 m mas bro.

Total kekayaan 50 orang kaya Indonesia 1.968 t atau 1,98 jt m. Andai dari situ mereka berinfak 2,5%, maka akan ada 49,2t yg bs meringankan beban rakyat atau pemerintah, itu baru dari 50 orang, kebayang kalau 100 org atau 1.000 orang. Bisa 200 t yg disumbangkan, rasanya kalau di lock down 3 bulan utk 40% rakyat prasejahtera kita kuat.

Tapi siapa yang berani ngasih sebesar itu walau sejatinya semua kembali kepada siempunya dalam bentuk yang tak di nyana dari Allah, hanya saja kalau sdh duit 1 t vs Tuhan, Tuhan yang disingkirkan. Karena ngeluarkan APBD yg bukan hartanya saja, muter-muter yang ujungnya mampet gak kecipratan.

Kembali kepada keberanian Baim Wong, begitu luar biasa hatinya, andai saja hatinya dipinjamkan kepada 1000 orang kaya Indonesia, aman kita semua.

Tersadar tadi saya shalat rakaat keberapa, masak subuh ada 4 rakaat. Tapi Allah maha tau, saya tadi kan gak mikir maksiat sambil shalat. Hanya saya sadar apa bisa seperti Baim.

Ya Allah murahkanlah rizki kami, dan murahkan juga hati kami utuk selalu berbagi. Kampung sebelah masih banyak warga prasejahtera, kami masih praberimannya..

Sangat lucu juga kita ngatain orang kaya, padahal kita juga pelitnya lebih gila. Tapi gak apa, mana tau ketularan kayanya, asal bukan makin ketularan pelitnya. Kita baru nyumbang disinfektan, gaya sudah kayak taipan. (*/bbs)

—  sumber: Catatan Warga Net —

Komentar

News Feed