oleh

Menkeu: Jumlah Orang Miskin Capai 4,8 Juta Orang

-Berita-205 views

MAMAKOTA,- Kondisi ekonomi semakin sulit. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku, saat ini masih menggunakan dua skenario pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2020. Dengan skenario berat, bisa mencapai 2,3 persen dan dengan skenario sangat berat bisa menyentuh 0,4 persen.

Sri Mulyani merinci, pada kuartal I-2020 pandemi sudah memberikan pukulan dari sisi konsumsi, di mana pada kuartal I hanya tumbuh 2,7 persen.

Sementara jika dibandingkan tahun lalu atau kuartal I-2019, konsumsi Indonesia bisa menyentuh 5,3 persen.

Sementara dari sisi investasi, pada kuartal I 2020, Indonesia hanya bisa menyentuh 1,7 persen. Di tahun lalu dengan periode yang sama, investasi bisa tumbuh di atas 5 persen.

Merosotnya pertumbuhan ekonomi di tahun ini, kata Sri Mulyani, tentu akan menambah angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Dalam skenario berat, 2,3 persen, kemiskinan akan berjumlah 1,89 juta orang dan pengangguran 2,92 juta orang.

“Covid-19 mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kita tahun ini dan juga angka kemiskinan dan pengangguran. Dalam skenario sangat berat, bahkan bisa meningkat 4,86 juta orang miskin, dan pengangguran dengan 5,23 juta pengangguran baru,” katanya dalam video conference, kemarin.

Dengan dampak tersebut, pemerintah mendesain langkah kebijakan penanganan dan pemulihan ekonomi yang diarahkan pada kebaikan di sisi demand. Untuk itu, Sri Mulyani mengatakan, melakukan intervensi kepada dunia usaha, khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan industri-industri yang bergerak pada bidang pariwisata, restoran dan perhotelan mulai didesain bersama kementerian terkait. (*/RM)

Komentar

News Feed