oleh

Mudik Mubah, Isolasi Mandiri 14 Hari Wajib

-Berita-158 views

MAMAKOTA,- Ini keterangan resmi dari Istana Kepresidenan Republik Indonesia: Pemerintah tidak melarang orang untuk mudik. Namun, pemudik wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan berstatus orang dalam pemantauan (ODP), sesuai protocol kesehatan Badan Kesehatan Sedunia (WHO) yang diawasi oleh pemerintah daerah masing-masing.

“Kebijakan pemerintah itu selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (2/4).

Selain itu, pemerintah pusatakan menggencarkan kampanye secara besar-besaran untuk tidak mudik agar bias menahan laju penyebaran virus korona atau Covid-19. Kampanye ini akan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan public figur.

Presiden Jokowi juga mengingatkan pemerintah daerah tujuan, untuk membuat kebijakan khusus terkait para pemudik ini sesuai protocol kesehatan WHO dengan sangat ketat.

Mengutip data Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, padatahun 2019 jumlah pemudik yang pulang ke Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan daerah lain mencapai 20.118.531 orang.”

Sekali lagi, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa tugas Kabinet Indonesia Maju dan pemerintah daerah adalah mencegah penyebaran Covid-19 secara rasional dan terukur. Prinsip pemerintah, keselamatan rakyat adalah hokum tertinggi,” jelas Fadjroel. (*/UG)

Komentar

News Feed