oleh

Napi Baru Dibebasin Malah Berulah

-Hukum-121 views

MAMAKOTA,- Keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang membebaskan ribuan napi kriminal guna mencegah penyebaran virus corona di lapas menimbulkan masalah baru. Bukannya bertobat dan diam di rumah, napi yang baru dibebaskan malah kembali berulah.

MS (32) warga Kelurahan Pangarangan, Kecamatan/Kabupaten Sumenep, Madura, salah satunya. Lelaki berusia 32 tahun ini dihukum 2 tahun penjara dan telah menjalani 1 tahun penjara di Lapas Blitar. Saat pandemi corona ini, MS dibebaskan.

Dia menghirup udara bebas, Jumat (3/4). Tapi bukannya tobat, keesokan harinya, Sabtu (4/4), dia malah keluyuran mencari mangsa di Pasar Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Sekitar pukul 20.45 WIB, MS mengincar sepeda motor milik pedagang sayur. Naas, aksi MS tak mulus, diketahui pemilik motor. MS langsung ditangkap.

Selain MS, dua residvis Bayu Tama Pangestu (23) dan Ikhlas alias Iqbal (28) juga ditangkap Tim Pemberantasan BNNP Bali, Selasa (7/4). Keduanya baru beberapa hari dikeluarkan dari LP Kerobokan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Putu Gede Suastawa mengatakan, kedua pelaku ini merupakan jaringan napi LP Kerobokan berinisial Fd. Mereka dibekuk di pinggir Jalan Pura Demak Gang Pura Demak II, Denpasar Barat.

Peristiwa kriminal itu langsung menjadi perhatian warganet. Mayoritas netizen mengecam keputusan pemerintah membebaskan napi di tengah pandemi corona. Bukan saja napi koruptor, juga napi kriminal umum. (*/RM)

Komentar

News Feed