oleh

Nekat Mudik, ASN Bisa Kena Disanksi

-Hukum-141 views

MAMAKOTA,- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarganya untuk bepergian ke luar daerah ataupun mudik.

Pemerintah Kota Tangerang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan mudik atau pulang kampung usai menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah. Hal ini berkaitan dengan upaya pemkot Tangerang dalam menanggulangi pe­nyebaran Covid-19.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Ma­nusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Akhmad Lutfi mengatakan, pihaknya telah melakukan imbauan. Tak hanya ASN saja namun juga semua pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang. Baik tenaga ahli atau Tenaga Harian Lepas (THL).

“Kecuali ada hal-hal yang mengha­ruskan mudik. Seperti ada kerabat­nya yang meninggal atau keperluan lainnya yang dirasa sangat penting,” ujarnya, Jumat, (17/4).

Menurut Lutfhi hingga saat sebenarnya sudah ada ASN yang mengajukan cuti. Namun, permo­honan itu ditolak lantaran alasanya yang tidak darurat.

Larangan tersebut dipertegas den­gan adanya Surat Edaran (SE) Menteri PANRB No. 46 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mu­dik dan/atau Cuti Bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Covid-19.

SE ini mengganti dan mencabut SE No. 36 dan No. 41/ 2020. PNS dan ke­luarganya tidak diperkenankan pergi ke luar daerah selama penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Luthfi mengatakan pihaknya pun telah menyiapkan sanksi apabila peraturan ini tak diindahkan oleh pegawai. Sanksi teguran hingga pemecatan pun akan diterapkan. (*/SN)

News Feed