oleh

Pemerintah Diminta Jamin Kesehatan Petugas Pilkada

-Berita-192 views

MAMAKOTA,- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemerintah menjamin perlindungan kesehatan bagi petugas pilkada. Hal ini berkaca dari sebelumnya. Di mana Pileg dan Pilpres 2019, ada ratusan petugas pemilu meninggal dunia. Diharapkan, itu tidak terulang lagi di pesta demokrasi tahun ini.

“Perlu memastikan adanya jaminan perlindungan kesehatan bagi seluruh penyelenggara pemilu dengan menyiapkan protokol kesehatan memadai agar kasus Pileg dan Pilpres 2019 yang menimpa petugas (KPPS, pengawas dan lainnya) tidak terulang lagi,” ujar Komisioner Komnas HAM Amiruddin, kemarin.

Diketahui, pemerintah beserta DPR telah sepakat menunda Pilkada 2020 karena wabah Covid-19. Berdasarkan catatan KPU, ada 894 petugas meninggal dunia dan 5.175 petugas mengalami sakit pada Pemilu 2019.

Menurut KPU, beban kerja Pemilu 2019 cukup besar sehingga jadi salah satu faktor banyak petugas sakit atau meninggal. Komnas HAM pun mengapresiasi langkah penundaan pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19.

Komnas HAM juga mendorong pemerintah dan instansi lainnya agar membentuk dasar hukum jelas. Begitu pula kepastian anggaran pelaksanaan pilkada selanjutnya.

“Pemerintah harus menjamin kepastian terlaksananya tahapan pemilu lanjutan, termasuk regulasi dan anggaran. Prinsipnya pilkada adalah perwujudan kedaulatan rakyat dan hak asasi manusia berupa hak turut serta dalam pemerintahan yang diwujudkan sebagai hak dipilih dan hak memilih,” jelasnya.

Dia berharap, penyelenggaraan pilkada selanjutnya dilakukan tak lama setelah situasi terkendali. Komnas HAM juga memberi catatan soal kepastian hak pilih bagi kelompok rentan serta perlakuan sama bagi calon perseorangan dengan dari partai. (*/RM)

News Feed