oleh

Pemerintah Diminta Prioritaskan UMKM

-Berita-141 views

MAMAKOTA,- Anggota Komisi XI DPR Misbakhun mendorong pemerintah memprioritaskan penyelamatan terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terpukul akibat pandemi virus corona (Covid19).

Dia menjelaskan, krisis ekonomi yang terjadi akibat wabah virus corona saat ini berbeda dengan krisis ekonomi yang terjadi pada 1998. Kala itu, menurut Misbakhun, UMKM masih tumbuh, bahkan mampu menjadi penyelamat perekonomian nasional, menjadi andalan ekspor karena harganya murah akibat depresiasi rupiah.

Sekarang kondisinya jauh berbeda. Saat ini, banyak negara menerapkan social distancing dan physical distancing, bahkan penguncian diri atau lockdown demi mencegah penularan Covid-19.

“Persoalan ini efeknya sangat signifikan terhadap UMKM di Indonesia. UMKM kita yang pertama kena imbas, karena mereka tak sekadar kesulitan memasarkan produk. Bahkan ada yang sampai berhenti berproduksi,” ujar Misbakhun melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, kemarin.

Baru-baru ini, dikatakan Misbakhun, Presiden Jokowi telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19. Bahkan, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 405,1 triliun untuk menangani pandemi virus corona dan imbasnya terhadap perekonomian.

“Dari dana itu, ada Rp 70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selain itu, ada alokasi anggaran sebesar Rp 150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional,” tambah Misbakhun. (*/RM)

Komentar

News Feed