oleh

Pengamat: Tetap Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Tidak Tahu Prioritas

-Politik-95 views

MAMAKOTA,- Pemerintah dinilai tidak tahu prioritas yang harus dikerjakan di tengah pandemi Covid-19. Saat banyak masyarakat mengeluhkan ekonomi, pemerintah malah ngotot menyelenggarakan pilkada serentak pada tahun ini dengan anggaran Rp 15 triliun.

“Rakyat lebih butuh makan, bukan pilkada,” kata Gde Siriana Yusuf, Board Member of Bandung Innitiaves Network, Sabtu (9/5).

Menurut dia, uang sebesar Rp 15 triliun sangat berarti untuk recovery ekonomi dan menyejahterakan masyarakat terdampak Covid-19.

Gde bercerita, dalam suatu kesempatan debat dengan salah satu orang Istana dia bertanya apa urgensi pilkada tetap dilaksanakan pada Desember 2020. Sebab, selain soal anggran, pada Desember nanti belum diketahui apakah virus korona akan berakhir. Dijawab oleh orang Istana itu, “Korea Selatan juga bisa menggelar pemilu saat Covid-19.” Gde menimpali tes korona di Indonesia hanya 526 per satu juta penduduk, sementara di Korsel 12.773 tes per satu juta penduduk.

“Kok bisa ya kalian bikin negara ini seperti orang miskin yang berlagak kaya. Miskin tapi banyak mau, tidak pakai prinsip prioritas. Pilkadanya mau nyontoh pemilu Korea, tapi tes koronanya saja masih di bawah Bangladesh,” kata Gde. (*/UG)

Komentar

News Feed