oleh

Pengelola Hiburan Malam Cueki Imbauan

-Berita-125 views

MAMAKOTA, TANGERANG, — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil kebijakan melakukan penutupan sementara tempat hiburan malam, spa and massage. Penutupan itu dalam rangka  status kejadian luar biasa (KLB) Corona, Rabu (17/3/2020). Ironisnya, imbauan itu bamyak diabaikan para pengelola usaha tersebut.

Hal itu terlihat dengan masih banyaknya pengelola tempat usaha hiburan malam, seperti spa and massage, tempat pijat dan karaoke yang masih membuka usahanya.

Kepala Seksie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel, Muksin Alfachry menyampaikan, pihaknya bakal memberikan tindakan tegas setelah melakukan monitoring mendapati tempat hiburan malam, spa and massage, panti pijat dan karaoke yang masih beroperasi.

“Kami lakukan monitoring.  Apabila memang ada tempat-tempat yang masih buka, kita suruh tutup.  Kalau misalnya setelah ini kita cek lagi, masih ada yang buka, maka kita akan lakukan tindakan tegas,” terang Muksin Alfachry.

Seperti diketahui, dalam rangka status KLB Corona, Pemkot Tangsel menghimbau agar semua tempat hiburan malam yang berlokasi di Tangerang Selatan tutup sementara. Penutupan itu dilakukan hingga 30 Maret 2020. 

Himbauan itu pun secara resmi telah dikeluarkan oleh Pemkot Tangsel melalui Dinas Pariwisata Kota Tangsel bernomor 440/576/Datainfo.par. Langkah itu pun dilakukan guna mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

Untuk melaksanakan imbauan itu, Satpol PP Kota Tangsel dan petugas gabungan melakukan razia ke sejumlah tempat hiburan malam, spa, massage, pijat dan karaoke di wilayahnya. Dalam razia itu ditemukan beberapa tempat usaha tersebut yang masih membuka usahanya.

Sementara, dari sejumlah tempat spa dan karoke yang didatangi Satpol PP padq Rabu lalu semua buka. Seperti di Blowart, Massage, Lounge, dan Spa. Tempat spa yang berada di kawasan Alam Sutera ini, masih beroperasi.

Rima (29), salah seorang terapis mengaku, baru hari ini spa tempatnya mengais rezeki selama 3 tahun itu tutup. Dirinya pun berencana pulang ke kampung halamannya di Indramayu, dan kembali bertani di sawah.

“Edarannya baru turun semalem, tutup mulai hari ini. Jadi anak-anak belum pada pulang dan masih ada di sini. Sebagian sih sudah ada yang pulang kampung,” kata Rima.(amd)

Komentar

News Feed