oleh

Penunjukan Mitra Pelatihan Program Kartu Prakerja Dicurigai

-Berita-198 views

Pengamat: Dirutnya Orang Istana

MAMAKOTA,- Program Kartu Prakerja yang digulirkan pemerintah untuk membantu masyarakat yang terkena dampak wabah virus korona baru (Covid-19) dicurigai sejumlah pihak. Salah satu yang menjadi sorotan adalah soal penunjukan mitra pelatihan Ruangguru dalam program triliun rupiah tersebut. CEO Ruangguru adalah Adamas Belva Syah Devara, Staf Khusus Presiden Joko Widodo.

“Kartu Prakerja yang mulai launching awal minggu ini menyisakan sebuah cerita menarik, kebijakan tersebut menyisipkan dana pelatihan senilai Rp 5,6 triliun yang diberikan kepada vendor yang dirutnya diketahui orang Istana,” kata pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran kepada redaksi, Jumat (17/4).

Persoalannya tidak sekadar pada nilai fantastis dari sebuah pelatihan online, kasus ini memperlihatkan menguatnya oligarki kekuasaan eksekutif yang tidak diimbangi kekuatan institusional negara lainnya, yakni legislatif. Harusnya, model perumusan kebijakan menganut model demokratis. Sebab jika tidak demikian maka keterlibatan vendor swasta sebagai pengelola pelatihan online tidak akan terwujud.

“Pertimbangannya adalah bahwa pelatihan online bisa dilakukan secara efisien dengan melibatkan kementerian (Kominfo) dan perguruan tinggi yang telah eksis melakukan pembelajaran online,” jelas Andi. “Trainer-trainer profesional bisa dilibatkan dalam memberikan materi pelatihan dan itu berarti low cost policy.” (*/UG)

Komentar

News Feed