oleh

Pesta Miras Oplosan, Dua Pemuda Tewas Terkapar

-Hukum-133 views

MAMAKOTA,- Kembali terjadi Kasus minuman keras (miras) oplosan maut sebagai kejadiaan luar biasa (KLB) karena telah merenggut korban jiwa pemakainya selama ini.

Kasus ini bermula dari laporan tewasnya dua pemuda setelah mengonsumsi miras oplosan setelah acara pernikahan temannya, Dadan di kawasan Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi.

Dua pemuda itu, yakni Agus Salim (19) dan Jayaludin (36).

Kapolsek Sukatani AKP Makmur mengatakan, selain dua orang yang tewas, ada pula 10 orang lain yang masih dalam perawatan intensif.

“Iya itu dua orang meninggal pada Selasa (10/2/2020) malam. 10 korban lainnya masih dirawat di rumah sakit dalam keadaan pusing dan mual,” ujar Makmur saat dikonfirmasi.

Selain Dadan, tiga orang lainnya juga ditangkap yakni Wahyu dan Asan, sebagai pengoplos miras.

Sementara Yudi, penjual miras juga ikut ditangkap.

“Tiga orang pengoplos ditangkap dan mempelainya sebagai penyandang dana,” ujar Kapolsek Sukatani, AKP Makmur saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2020), dikutip dari Kompas.com.

Peristiwa ini berawal saat Dadan memberikan uang Rp 1.700.000 kepada Wahyu untuk membeli 100 miras.

Namun, Wahyu membeli miras oplosan ke Yudi dengan bahan setengah galon air isi ulang, 24 botol intisari dan lima liter alkohol 60 persen.

“Setelah usai membeli miras oplosan, Wahyu dan Asan malah mengoplos ulang miras itu dengan campuran minuman gelas merk Panther,” lanjut Makmur.

Lalu, setelah dua kali dioplos baru diberikan ke teman-temannya yang ada di pesta pernikahan Dadan.

Makmur mengatakan, saat ini empat orang tersebut tengah dimintai keterangan di Polsek Sukatani. “Masih dalam penyelidikan,” tutur dia.

(*/kompas)

Komentar

News Feed