oleh

Polri Patroli Bareng TNI, Antisipasi Penjarahan

-Hukum-119 views

MAMAKOTA,- Setelah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama pandemi virus corona (Covid-19), Mabes Polri mulai menyiapkan strategi untuk mengantisipasi terjadinya penjarahan di sejumlah daerah akibat. Salah satunya menggandeng TNI melakukan patroli bersama.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengklaim telah melakukan simulasi di seluruh wilayah Kepolisian Daerah (Polda) yang berada di Indonesia. Bahkan, kepolisian juga melakukan patroli bersama TNI.

“Polisi mempersiapkan hal yang terburuk. Kami juga melakukan TFG (Tactical Floor Games) bersama TNI,” kata Argo, di Jakarta, kemarin.

Argo menjelaskan, TFG merupakan sebuah pemaparan yang dilakukan untuk mensimulasikan pergerakan dari unsurunsur, pelaku atau orang melalui sebuah peta. Hal itu dilakukan untuk memberikan gambaran tentang pergerakan pasukan baik pada saat aman maupun situasi kontijensi.

Namun, kata Argo, persiapan itu merupakan hal yang dilakukan guna mempersiapkan kemungkinan terburuk yang dapat terjadi selama masa pandemi ini. Argo pun tidak menerangkan secara rinci mengenai mekanisme pelaksanaan simulasi tersebut.

Diketahui, dalam surat telegram nomor ST/1098/IV/ HUK.7.1./2020 itu, Polri mewaspadai sejumlah pelanggaran jika PSBB berlaku. Salah satunya merupakan aksi penjarahan ataupun kerusuhan di suatu wilayah ketika diterapkan PSBB.

“Kejahatan yang terjadi pada saat arus mudik street crime, kerusuhan/penjarahan yaitu pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 170, 362, 363, 365, 406 KUHP,” bunyi surat edaran yang ditandatangai langsung oleh Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Dalam mengantisipasi itu semua, lanjut telegram tersebut, personel kepolisian wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan perusahaan untuk memasang CCTV di area rawan. Personel Polri juga harus mewaspadai tindakan kejahatan oleh orang yang berpura-pura menjadi petugas medis. (*/RM)

Komentar

News Feed