oleh

PSBB Jabar Berlaku Rabu Dini Hari 6 Mei 2020

-Berita-146 views

MAMAKOTA,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Jawa Barat akan menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang berlaku bagi semua kabupaten dan kota pada 6-19 Mei 2020.

Hal itu diterapkan seiring Keputusan Menteri Kesehatan yang mengabulkan permohonan Gubernur Jawa Barat atas aspirasi bupati dan wali kota untuk PSBB di level provinsi.

Menurut Ridwan Kamil, PSBB Jawa Barat berada pada momen yang tepat karena saat ini tren penularan menurun sebagai dampak positif PSBB di berbagai kawasan seperti Jakarta, Bodebek, Bandung Raya, serta kawasan lain di Jawa.

PSBB Jabar berada pada momen yang tepat karena saat ini tren penularan sedang menurun sebagai dampak positif PSBB di berbagai kawasan seperti DKI Jakarta, Bodebek, Bandung Raya, serta kawasan lain di Pulau Jawa.

Lompatan kasus akibat kasus positif impor (imported case) karena hilir mudik warga yang mudik dari zona merah saat ini sedang menurun. Ditambah semangat warga khususnya Jabar tren kedisiplinannya sedang bagus.

Pada Jumat (1/5/2020), Gubernur menggambarkan, tidak ada penambahan. Bahkan sehari sebelumnya Kamis (30/4/2020) penambahan kasus positif hanya tiga orang. “Jum’at positif di Jabar adalah nol, ndak ada, zero,” kata Kang Emil.

Dia menyebut mobilitas kalangan millenial produktif terbilang masih tinggi, padahal daerahnya sedang menerapkan PSBB. Dari total kasus positif Covid-19 di Indonesia, 60 persennya pria dengan rata-rata usia 50 tahun ke atas karena makin tingggi usia makin rendah imunitas.

“Dan para penular Covid-19 adalah lelaki milenial yang produktif. Jadi kepada para lelaki yang milenial, kalau mau Covid-19 ini beres, dapat bisnis lagi, hayuk kita repot sama- sama di PSBB Jabar,” kata Kang Emil. (*/red)

Komentar

News Feed