oleh

Refly: Dalam Kondisi Normal, Larangan Mudik Langgar HAM

-Hukum-87 views

MAMAKOTA,- Larangan mudik yang diberlakukan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 masih menimbulkan perdebatan. Menurut pakar hukum tata negara Refly Harun, dalam kondisi normal larangan mudik melanggar hak asasi manusia atau HAM.

“Tapi bisa dibenarkan ketika negara sudah dinyatakan darurat kesehatan masyarakat,” sambung Refly Harun di akun Twitter-nya merespons pro-kontra larangan mudik, Jumat (1/5). **Baca juga: Manahan Sitompul Jadi Hakim Konstitusi Lagi

Pembenaran tersebut dilandasi oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020 tentang Kekarantinaan Kesehatan ang dipakai pemerintah dalam menentukan sanksi bagi pelanggar larangan mudik.

“Legitimasinya di UU 6/2018 berkaitan dengan karantina wilayah. Jangan diplesetkan lagi ya. Salam sehat selalu,” tegas Refly. **Baca juga: Serius Hadapi Said Didu, Luhut Pakai Empat Pengacara

Dalam kaitan dengan undang-undang tersebut dia mengingatkan, negara juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang tak bisa melakukan mudik atau pulang ke kampung halaman. “Terutama mereka yang memang rentan secara ekonomi. Misalnya mereka yang sudah hilang pekerjaan tapi tak bisa pulang kampung.” (*/UG)

Komentar

News Feed