oleh

Resmi Diluncurkan, Kartu Prakerja Bukan menggaji Pengangguran

-Berita-264 views

MAMAKOTA,- Pemerintah hari ini resmi meluncurkan Kartu Pra Kerja. Namun peluncuran tahap awal ini hanya untuk sosialisasi kepada masyarakat. Pendaftaran baru akan dibuka pada awal April 2020. Pada tahap awal ini, baru ada empat wilayah yang akan mengimplementasikan Kartu Pra Kerja, yakni Bali, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Surabaya.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, program kartu Prakerja untuk memberi pelatihan keterampilan bagi anak muda, bukan menyalurkan pengangguran ke perusahaan.

Moeldoko menjelaskan, program ini bertujuan memberi keterampilan bagi tiga kalangan yakni pertama, mereka yang baru lulus sekolah ingin bekerja namun merasa perlu menambah keterampilan. Kedua, mereka yang baru saja menerima Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan sehingga menganggur dan perlu menambah keterampilan. Ketiga, pekerja yang ingin alih profesi ke bidang dengan keterampilan tertentu.

Selain itu, lanjut Moeldoko, lewat program itu pemerintah ingin memasukan beberapa program keterampilan lain yang disesuaikan dengan fokus pemerintah membangun Sumber Daya Manusia (SDM) pada tahun ini. Dalam membangun SDM, pemerintah sudah melakukan kerja sama dengan perusahaan yang ikut ambil bagian dalam program tersebut.

Saat ini, setidaknya sudah ada 11 mitra yang masuk dalam program ini yaitu Bukalapak, MauBelajarApa, Pintaria, Ruangguru, Sekolahmu, Tokopedia, Pihar Mahir, dan Sisnaker. Kemudian, mitra di bidang pembayaran, yakni BRI, OVO, dan LinkAja.

Moeldoko menekankan program pembangunan kualitas SDM sangat penting. Pasalnya, Indonesia akan menghadapi kondisi bonus demografis, dimana jumlah pekerja usia produktif meningkat pesat dalam beberapa waktu ke depan. (*/RM/bbs)

Komentar

News Feed