oleh

Ribuan Orang Ikut Tes Cepat di IPDN Jatinangor

-Berita-130 views

MAMAKOTA,- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melaksanakan rapid test atau tes cepat Covid-19 bagi seluruh civitas academika dan praja IPDN, baik di kampus pusat maupun kampus daerah. Tes cepat di Kampus Jatinangor dilaksanakan pada  2-14 April 2020 dan kampus-kampus daerah dimulai pada 8 April 2020.

Rektor IPDN Hadi Prabowo mengatakan, tes cepat di Kampus Jatinangor dilakukan kepada 1.293 orang ASN dan 3.800 orang praja, yang dibagi secara bertahap yakni 500 orang perhari.

“Pelaksanaan tes ini terlaksana berkat bantuan 2.374 rapid test kit dari Gubernur Jawa Barat sedangkan untuk petugas medis, IPDN bekerja sama dengan Laboratarium Klinik Kimia Farma Bandung sebanyak 26 orang tenaga medis,” kata Hadi di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Kamis (2/4).

Selanjutnya, untuk mengatasi kekurangan rapid test kit dilakukan pengadaan secara mandiri menggunakan anggaran IPDN.Adapun total civitas academica dan praja IPDN kampus daerah yang akan melakukan tes cepat terhadap 1.145  ASN dan 2.316  praja. Tes cepat akan dibagi dalam beberapa tahap. Pada hari pertama dan didapatkan hasil 500 orang civitas akademika dan praja dinyatakan negatif Covid-19.

Hadi menjelaskan, pelaksanaan tes cepat di lingkungan sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri ini dilakukan dalam rangka upaya pencegahan Covid -19 di lingkungan IPDN. Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi yang ditindaklanjuti Mendagri Tito Karnavian.

Hadi menjabarkan prosesnya, civitas academica dan praja yang akan melakukan tes cepat Covid-19, pertama-tama di data identitasnya seperti nama, riwayat penyakit berat dan riwayat perjalanan terakhir, kemudian dilakukan pengecekan suhu dan pengambilan sampel darah yang nantinya diuji laboratorium langsung oleh tim kesehatan.

IPDN juga gencar melakukan beberapa upaya pencegahan Covid 19, diantaranya yakni penundaan seluruh kegiatan yang bersifat mengumpulkan masa di lingkungan IPDN, penyesuaian sistem kerja pegawai, isolasi mandiri untuk seluruh praja IPDN kampus pusat dan daerah dengan tetap tinggal di kampus IPDN mulai 15 Maret 2020 sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. (*/UG)

News Feed