oleh

RLC Kota Tangsel Siaga Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19

-Berita-18 views

SERPONG, MAMAKOTA– Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel) tak mau gegabah. Mereka tetap siaga meski angka kesembuhan meningkat. RLC Kota Tangsel mencatat sepanjang 2020, ada 687 orang menghuni fasilitas penanganan infeksi virus corona tersebut.

Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang, mengatakan dari total keseluruhan itu diantaranya 618 orang telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan usai menjalani perawatan medis dan isolasi.

“Saya sampaikan bahwa Rumah Lawan Covid-19 sudah merawat 687 orang dan yang sudah pulang termasuk hari ini 31 orang, ada 618 yang sudah sembuh,” katanya, Kamis (22/10/2020).

Sementara yang masih dirawat ke rumah sakit swasta ada 16 oran. Pihaknya mengaku belum mendapat informasinya bagaimana kondisi ke 16 orang tersebut. Sedangkan untuk hari ini (kemarin, red) yang masih dirawat di Rumah Lawan Covid masih 48 orang.

Tingginya angka kesembuhan tersebut didasari akan berbagai aktifitas RLC Kota Tangsel yang berujung pada peningkatan imunitas tubuh para pasien. Ditambah, nuansa kekeluargaan yang diciptakan sesama para pengidap covid-19 saat menghuni fasilitas penanganan infeksi virus corona itu.

“Artinya secara mayoritas kan mereka tanpa gejala, kemudian kita tahu juga bahwa belum ada obatnya, obatnya hanya imunitas tubuh atau antibodi,” ujarnya.

Konsep Rumah Lawan Covid adalah bagaimana mereka bisa membuat satu suasana di rumah, karena Wali Kota Tangsel ingin suasana dan fasilitas yang ada seperti di rumah sendiri.

“Kemudian kita juga membuat aktifitasnya tetap memakai protokol kesehatan covid 19,” ujarnya.

Pihaknya juga secara rutin mengadakan senam pagi hari Rabu dan Minggu pagi. Selain memaksa mereka beraktifitas juga dengan olahraga agar menimbulkan antibodi dan berjemur sebagainya.

Kendati demikian, angka pengidap infeksi covid-19 masih masif terjadi di masyarakat Kota Tangsel. Karenanya, Suhara meyakini fasilitas penanganan covid-19 di Kota Tangsel masih bersiaga untuk mengantisipasi pelonjakan kasus infeksi virus corona. (ahmad)

News Feed