oleh

Satu Warga Tangsel Meninggal Akibat Corona

-Berita-90 views

MAMAKOTA, TANGERANG SELATAN–Satu orang warga Pondok Aren kota Tangerang Selatan Banten, dinyatakan meninggal dunia diduga akibat terinfeksi virus Covid 10 atau Corona. Informasi itu juga disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim melalui akun Youtube dan Instagram @wh_wahidin halim, Senin (16/3/2020) kemarin.

Wahidin menyatakan, lima warganya telah positif terjangkit virus corona tipe 2 (SARS CoV-2) yang menyebabkan penyakit covid-19 dalam beberapa waktu terkahir. 

“Gubernur Banten mengabarkan kepada masyarakat bahwa positif terkena virus corona lima orang warga Banten,” kata Wahidin.

Dia menyebutkan, lima warga Banten tersebut dua di antaranya berasal dari Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Dua orang lagi masing-masing tinggal di Kecamatan Curug, Serang, dan Ciledug, Kota Tangerang. 

Sementara satu yang terakhir tinggal di Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Warga Pondok Aren disebut telah meninggal dunia karena covid-19.

“Dari lima orang itu yang positif terkena virus corona satu orang dari Pondok Aren tadi sore (Senin) telah meninggal dunia,” ucapnya.

Wahidin mengimbau warga untuk tidak keluar rumah dan menghindari keramaian. “Dan tentunya asupan makanan yang bergizi. Agar tetap sehat sebagai antibody. Dan sebagai orang beriman banyak-banyak bermohon (berdoa) kepada Allah,” ujarnya.

Sementara, Pemkot Tangsel merilis sebanyak 41 Warga Kota Tangerang Selatan, dalam pemantauan dan pengawasan terindikasi corona atau Covid-19. Dari jumlah itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 5 orang dan 36 lainnya Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Dua kelompok ODP/PDP kalau tidak salah ada 41 totalnya, yang PDP ada 5, 3 sudah negatif dan yang 2 masih menunggu pemeriksaan darah laboratorium,” ucap Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, di kawasan Serpong, Selasa (17/3).

Sedangkan 36 pasien lain yang masuk kategori ODP, hanya dilakukan pemantauan oleh tim Puskesmas dari masing-masing domisili pasien. “Enggak menginap, enggak di opname. Yang 3 PDP sudah pulang dan 2 orang itu tinggal lagi di cek darah dan menunggu hasil,” jelasnya.

Benyamin mengakui, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit swasta di Tangerang Selatan, untuk bisa melayani pemeriksaan dan perawatan pasien corona. “Sudah 6 RS swasta yang kita ajak bicara. Baru satu yang menyatakan kesiapan. Memang berdasarkan aturan, harusnya di RS Pemerintah, tapi RSU kita belum bisa,” terangnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Tulus Muladiyono mengatakan
Pemerintah Kota Tangsel secara berkala selalu memberikan informasi ke gubernur sesuai notifikasi yang ada. ”Kita akan menyampaikan notifikasi yang pasti ke gubernur. Dan kita akan merilis besok,” jelas Tulus.

Terkait dengan penanganan di sekitar rumah warga pasien suspect Corona di Pondok Aren, Tulus mengatakan sedang melakukan pressing penanganan di keluarga dan rumah sekitar. “Di CIMB Niaga belum ada notifikasi kita belum. Kalau kita dapat notifikasi berarti itu ada,” ujarnya. (amd)

Komentar

News Feed