oleh

Sedih Banget, Bisnis Macet, Banyak PHK Di Mana-mana

-Berita-117 views

MAMAKOTA,- Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi sesuatu yang sulit dihindari pelaku usaha di tengah masifnya penyebaran virus corona di Indonesia.

Sampai saat ini, tercatat ada puluhan ribu karyawan yang di-PHK. Sebagian lainnya dirumahkan tanpa dapat gaji. Ribuan pekerja bernasib naas tersebut tersebar di beberapa kota besar di Indonesia, khususnya di Jawa. Di Jakarta, melalui akun media sosial Disnakertrans DKI tercatat hingga hingga kemarin pukul 12.20 WIB, total sudah ada 88.835 pekerja yang di-PHK dan dirumahkan melapor ke Disnaker DKI Jakarta. Pekerja ini berasal dari 11.104 perusahaan.

Kepala Disnaker DKI Jakarta, Andri Yansyah belum mau mengungkapkan teknis pemberian kartu prakerja dan pemberian subsidi kepada mereka yang sudah mendaftar. Dia hanya mengungkapkan akan ada bantuan dari pemerintah.

“Insya Allah akan ada bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah,” kata Andri.

Di Jawa Barat, data sementara tercatat 40 ribu pekerja mesti dirumahkan dan 3 ribu pekerja di-PHK. Data tersebut diperoleh dari perusahaan yang tersebar di 21 dari 27 kabupaten dan kota di Jabar atau 86 persen dari 502 perusahaan yang terdampak.

Sedangkan di Jawa Timur, Ketua Gugus Sosial Ekonomi Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Emil Dardak membenarkan, PHK terjadi di sejumlah pekerja sektor formal. Data itu diperoleh setelah mendapatkan hasil kuisioner yang disebar pada 100 pabrik dengan jumlah pekerja mencapai 55 ribu orang. Dari kuisioner itu, tercatat hanya 1,48 persen karyawan atau sebanyak 814 karyawan yang terkena PHK akibat pandemi virus corona.

“Ada yang akhirnya harus mengurangi pekerja di pabrik tapi tidak dominan,” ucap Wagub Jatim tersebut. (*/RM)

News Feed