oleh

Selain Corona, Anca­man DBD Jangan Diabaikan

-Berita-128 views

MAMAKOTA,- Kewaspadaan terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) juga perlu ditingkatkan di tengah wabah Covid 19. Terlebih, Kementerian Kesehatan telah mengingatkan ka­sus demam berdarah tahun ini tercatat lebih lama dibanding pada 2019.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mengata­kan, Dinkes perlu membentuk tim khusus. Guna mengantisipa­si adanya lonjakan korban DBD di tengah pandemi corona.

“Kita perlu antisipasi dengan membentuk tim penanganan DBD. Kami pahami kesibukan Dinkes sekarang. Namun anca­man DBD jangan diabaikan,” ujar Iman, kemarin.

Dia mengusulkan, agar Dinkes meningkatkan kolaborasi dengan unsur masyarakat yang sudah terbentuk di tingkat kelurahan untuk mensosialisasikan gera­kanan pencegahan DBD. Dia juga mendorong agar kegiatan fogging atau pengasapan terus digencarkan di wilayah pemu­kiman. Tanpa harus menunggu adanya laporan korban DBD.

“Saya berharap Dinkes tetap bisa mengoptimalkan para kader jumantik (juru pemantau jentik) di kelurahan. Termasuk sosialisasi 3M (Menguras, Menutup, Menyingkirkan atau Mendaur Ulang) dan pemberantasan nya­muk,” pungkasnya.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan DKIJakarta, Widyas­tuti memastikan, kewaspadaan ter­hadap Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap dilakukan di tengah upaya Pemprov DKImelakukan pengendalian terhadap penye­baran COVID-19. Dia mengaku akan selalu bersiaga mewaspadai kasus ini di Jakarta, yang merupa­kan daerah endemis DBD.

Upaya yang dilakukan, jelas Widyastuti, adalah memperbanyak kegiatan pemberantasan sarang nyamuk. Juga dengan berkoordina­si dengan Badan Meteorologi, Kli­matologi dan Geofisika (BMKG) untuk memprediksi cuaca. (*/RM)

News Feed