oleh

Sikap Menkeu Tetap Mau Ekspor APD Sulit Dimengerti

-Berita-127 views

MAMAKOTA,- Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang tetap akan mengekspor alat pelindung diri (APD) ke Korea Selatan dan Jepang merupakan langkah yang anomali.

Pasalnya, kebutuhan APD dalam negeri untuk menghadapi pandemi virus corona baru atau Covid-19 ini masih kekurangan. Apalagi, tim medis Tanah Air yang masih memerlukan APD untuk menangani pasien Covid-19.

“Rasanya sulit menafsir isi pikiran Sri Mulyani, bagaimana bisa lakukan ekspor sementara untuk kebutuhan dalam negeri belum cukup,” kata Dedi Kurnia Syah, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Jumat (17/4).

Menurutnya, pemerintah seharusnya memprioritaskan kebutuhan APD dalam negeri yang masih sangat membutuhkan. Sebab, untuk menyuplai kebutuhan APD, masyarakat secara sukarela bahu-membahu membantu pengadaan APD. “Menjamurnya donasi publik untuk suplai APD adalah bukti negara tidak miliki kesiapan. Kalau kemudian Menkeu tetap ekspor, maka semakin sulit mempercayai kerja pemerintah.”

Menkeu Sri Mulyani menegaskan pemerintah tetap akan menjual APD ke Korea Selatan dan Jepang. Namun dia mengklaim, rencana ekspor itu tanpa mengurangi kebutuhan dalam negeri untuk menangani Covid-19.

“Indonesia juga membantu (negara lain), karena salah satu negara penghasil APD terbesar dunia. Jadi kontrak dengan negara lain tetap akan kami penuhi tanpa kita korbankan kebutuhan APD di dalam negeri,” ujar Sri Mulyani seusai rapat sidang kabinet bersama Presiden Joko Widodo melalui konferensi video, Selasa (14/4). (*/UG)

News Feed