oleh

Suami Gantung Diri, istri Histeris

-Hukum-17 views

PAMULANG, MAMAKOTA– Seorang Office Boy (OB) bernama Sukarno ditemukan tewas karena diduga gantung diri di kamar mandi kontrakannya di Jalan Alam Segar I, RT.03/08, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (15/10/2020). Kejadian itu pertama kali diketahui oleh istrinya pagi tadi selepas subuh sekira pukul 05.00 WIB.

Mba Ning, sapaan istrinya, terdengar berteriak histeris meminta tolong. Para tetangga kontrakan spontan berkumpul dan melihat Sukarno tergantung di atap kamar mandi.

“Tadi pagi istrinya teriak. Sekira abis waktu subuh,” ucap Imam (39), tetangga kontrakan korban.

Sukarno tinggal bersama istri dan 2 anaknya yang masih kecil. Kesehariannya disebutkan bekerja sebagai OB di salah satu kantor di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sukarno baru 2 bulan ini membeli seunit mobil bekas merek jenis minibus.

“Baru sekira 2 bulan ini habis beli mobil bekas, beli cash. Terus dimodif segala macam, lumayanlah harganya,” jelas Imam.

Polisi yang datang ke lokasi tak menemukan kejanggalan bekas kekerasan fisik di tubuh korban. Setelah sempat dibawa ke RSU Tangsel, pihak keluarga lantas membawa jenazah Sukarno ke kampung halaman di Blora, Jawa Tengah.

“Tadi ibu-ibu tetangga kontrakan pada ikut naik mobilnya nganter ke Blora. Kalau saya kebetulan nggak ikut karena punya anak kecil,” ucap Imam.

Tetangga lainnya, Sasmadi (43), menuturkan, almarhum Sukarno sebelumnya bekerja sebagai buruh kasar bangunan. Sedangkan istrinya, Mba Ning, mencari tambahan dengan cuci-gosok di salah satu kompleks perumahan.

“Dulunya kenek bangunan. Terus majikan tempat istrinya kerja bantu masukin dia (almarhum) jadi OB di kementerian. Jadi setiap hari kan berangkat pagi pukul 05.00 WIB pulang pukul 07.00 WIB,” tuturnya.

Tetangga menilai sikap korban sedikit tertutup. Ibadahnya terbilang rajin jika sedang berada di kontrakan. Tak ada keributan yang terdengar dalam rumah tangganya. Hal itulah yang membuat tetangga merasa tak percaya Sukarno memilih jalan singkat mengakhiri hidup.

“Nggak ada ribut, nggak ada apa. Karena orangnya kan rada tertutup juga,” sambung Sasmadi.

Beberapa petugas dari Polsek Pamulang terlihat mengecek lokasi kejadian dan memasang garis polisi di kamar kontrakan korban.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulang Iptu Totok menerangkan bahwa korban gantung diri adalah murni karena bunuh diri. Tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Hal itu dibuktikan adanya cairan sperma di kelamin korban yang menandakan korban meninggal karena gantung diri dan tidak ditemukan ada luka-luka pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Sukarno awalnya ditemukan istri korban saat mencari almarhum yang akan berangkat kerja,” ujar Totok, Kamis (15/10/2020).

Tapi tidak ada di dalam rumah, lanjut Totok, kemudian dicari ke kamar mandi dan ditemukan almarhum dalam keadaan gantung diri di plafon menggunakan tali tambang warna merah dengan lidah menjulur keluar.

“Melihat kejadian tersebut, istri korban memberitahu tetangga dan Ketua RT setempat kemudian ke Polsek Pamulang,” tutur Totok menirukan cerita istri almarhum.

Berdasarkan keterangan sementara saksi saksi, Totok mengatakan, korban pendiam dan tidak masalah dengan kerabat dan keluarganya. “Korban dibawa ke RSUD Tangsel untuk proses kematian lebih lanjut,” tutupnya. (ahmad)

Komentar

News Feed