oleh

Sudah Ribuan Orang Curi Start Mudik

-Berita-225 views

MAMAKOTA,- Imbauan pemerintah agar warga tak mudik tahun ini rupanya tidak berhasil. Ribuan orang sudah curi start dan sudah di kampung halamannya. Berbagai alasan warga untuk mudik tahun ini beragam, mulai dari dagangannnya tidak laku, kerjaan tidak ada atau diliburkan, uang sudah menipis.

Ternyata masalah mudik ini sudah sampai ke telinga Presiden Jokowi. Kemarin siang, Jokowi sampai menggelar rapat terbatas (ratas), khusus membahas soal mudik. “Kita perlu membahas secara khusus. Karena ini tradisi melibatkan mobilitas orang yang sangat banyak. Sebagai gambaran, tahun 2019 terjadi pergerakan kurang lebih 19,5 juta orang ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Jokowi.

Dia menganggap pergerakan orang sebanyak itu sangat berbahaya di tengah pandemi virus corona. Tradisi ini berisiko memperluas penyebaran corona. Mengingat orang yang pulang kampung belum tentu bersih dari corona. Sehingga dikhawatirkan justru membawa wabah ke daerah.

Jokowi mengaku sudah menerima banyak laporan. Misalnya, dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Kata kedua kepala daerah ini, arus mudik terjadi lebih awal dari biasanya.

Tepatnya sejak penetapan tanggap darurat di DKI Jakarta. Tujuannya pun beragam, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga ke Jawa Timur. Selama delapan hari terakhir, laporan yang ada di meja Presiden ada 876 armada bus yang mengangkut kurang lebih 14 ribu penumpang ke sejumlah daerah tersebut. Jokowi berpesan bagi warga yang telanjur mudik, terapkan protokol kesehatan ketat. Baik di desa maupun di kelurahan. (*/RM)

Komentar

News Feed