oleh

Tenangkan Rakyat, Pemerintah Mau Geser Libur Nasional Untuk Lebaran

-Berita-207 views

MAMAKOTA,- Sebagai upaya untuk menenangkan rakyat, pemerintah kemungkinan mengambil mengganti hari libur nasional di lain hari untuk Hari Raya Idul fitri 2020. Presiden Joko Widodo mengungkapkan hal itu dalam Rapat Terbatas Lanjutan Pembahasan Antisipasi Mudik melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/4).

Jokowi menjelaskan, pada hari libur nasional pengganti itu akan disediakan fasilitas arus mudik bagi masyarakat.

Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk menyiapkan skenario yang komprehensif sebagai bagian dari antisipasi arus mudik. Pemerintah juga menggratiskan tempat-tempat wisata yang dimiliki daerah.

Kepala Negara sebelumnya meminta jajarannya untuk menyiapkan skenario yang komprehensif untuk mengantisipasi arus mudik. “Jangan sepotong-sepotong, atau satu aspek saja, atau hanya bersifat sectoral atau kepentingan daerah saja. Harus dilihat secara utuh. Baik dari hulu, di tengah, dan di hilir.”

Jokowi menegaskan, pemerintah telah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat, dan pembatasan social berskala besar (PSBB) sebagai rujukan bersama. “Perlu  saya tegaskan lagi. Mulai dari presiden, menteri, gubernur, bupati, walikota, sampai ke kepala desa atau lurah harus satu visi yang sama. Satu strategi yang sama. Satu cara yang sama, dalam menyelesaikan persoalan yang kita hadapi sekarang ini.”

Menurut dia rujukannya sudah jelas, prosedurnya juga sudah jelas. ”Nanti, Menteri Kesehatan segera mengatur lebih rinci dalam peraturan menteri, apa criteria daerah yang bias diterapkan PSBB serta langkah apa yang bias dilakukan oleh daerah. Saya minta, dalam waktu maksimal dua hari, peraturan menteri itu sudah selesai.” Jokowi menyatakan, kalau skenario-skenario tersebut dilakukan, pemerintah bias memberikan sedikit ketenangan kepada masyarakat. (*/UG)

Komentar

News Feed